Tes Kesamaptaan dan Pemeriksaan Penampilan SPCP IPDN 2025 di Lapangan Polda NTT

samapta-ipdn

Kupang, 11 September 2025 — Sebanyak 60 peserta Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN Tahun 2025 menjalani Tes Kesamaptaan dan Pemeriksaan Penampilan yang berlangsung di Lapangan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT). Peserta terdiri dari 43 pria dan 17 wanita.

Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam seleksi IPDN yang bertujuan untuk mengukur kesiapan fisik, ketahanan tubuh, kerapian, dan kedisiplinan peserta sebelum memasuki tahapan seleksi berikutnya.

Pelaksanaan tes kesamaptaan yang diikuti oleh peserta SPCP IPDN meliputi dua kategori:

1. Samapta A

  • Lari 12 menit untuk mengukur daya tahan kardiorespirasi dan kekuatan fisik secara keseluruhan.

2. Samapta B

Serangkaian tes fisik untuk menilai kekuatan otot dan kelincahan tubuh, terdiri dari:

  • Push-up
  • Sit-up
  • Pull-up (pria) atau Flexed Arm Hang (wanita, jika diterapkan)
  • Shuttle run / lari angka 8

Uji kesamaptaan ini dipandu oleh tim instruktur dari Polda NTT dengan pengawasan panitia daerah SPCP IPDN 2025 dari Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT. Seluruh rangkaian berjalan tertib dan mengikuti standar pelaksanaan yang telah ditetapkan secara nasional.

Selain tes fisik, peserta juga menjalani pemeriksaan penampilan, yang mencakup penilaian terhadap:

  • Kerapian pakaian dan atribut
  • Kedisiplinan sikap dan perilaku
  • Kebersihan dan perawatan diri
  • Gestur dan penampilan umum

Pemeriksaan penampilan dilaksanakan bersamaan dengan tes kesamaptaan sebagai bagian dari tahapan akhir seleksi. Tujuannya adalah memastikan bahwa calon praja IPDN tidak hanya unggul dari sisi fisik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, dan penampilan yang mencerminkan standar praja IPDN.

Seluruh proses Tes Kesamaptaan dan Pemeriksaan Penampilan berjalan aman, tertib, dan kondusif berkat kerja sama antara panitia daerah SPCP IPDN, instruktur Polda NTT, serta para peserta yang mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.

Tahapan ini termasuk tahapan krusial dalam menjaring calon praja yang memenuhi standar IPDN dari segi jasmani, ketahanan tubuh, dan kepribadian.

Orlando Kadimas