Kupang, 27 Agustus 2025 — Sebanyak 136 peserta Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Tahun 2025 mengikuti Tes Kesehatan Tahap I yang diselenggarakan di Rumah Sakit Bhayangkara Kupang. Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian seleksi nasional calon praja IPDN guna memastikan seluruh peserta memiliki kondisi kesehatan yang memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Berdasarkan data panitia seleksi, total peserta yang terdaftar pada tahapan ini berjumlah 138 orang, terdiri dari 94 peserta pria dan 46 peserta wanita. Namun demikian, dalam pelaksanaan tes kesehatan hari ini tercatat sebanyak 2 peserta tidak hadir tanpa keterangan, sehingga jumlah peserta yang mengikuti pemeriksaan kesehatan tahap pertama berkurang menjadi 136 orang.
Pelaksanaan tes kesehatan dimulai sejak pagi hari. Seluruh peserta diwajibkan berkumpul di lokasi pemeriksaan pada pukul 06.00 WITA untuk melakukan registrasi dan pengarahan awal. Peserta hadir dengan mengenakan pakaian training lengkap berupa kaos putih polos dan celana pendek berwarna gelap, sesuai dengan ketentuan panitia. Selain itu, peserta juga diwajibkan membawa bekal pribadi untuk kebutuhan selama kegiatan berlangsung, mengingat pemeriksaan dilakukan dalam waktu yang cukup panjang dan mencakup berbagai tahapan medis.
Tes Kesehatan Tahap I ini dilaksanakan selama satu hari penuh dan ditangani langsung oleh tim medis profesional dari Rumah Sakit Bhayangkara Kupang yang bekerja sama dengan panitia seleksi daerah. Seluruh proses pemeriksaan dilaksanakan secara sistematis, tertib, dan mengedepankan prinsip objektivitas serta transparansi, guna memastikan hasil yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Adapun rangkaian pemeriksaan kesehatan yang dijalani peserta meliputi pemeriksaan fisik umum, seperti pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, serta pemeriksaan denyut nadi. Selain itu, peserta juga menjalani pemeriksaan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan (THT) untuk memastikan fungsi organ pendengaran dan pernapasan dalam kondisi normal.
Pemeriksaan mata menjadi salah satu aspek penting dalam tes ini, mencakup pengujian ketajaman penglihatan serta tes buta warna. Tidak hanya itu, kondisi kesehatan gigi dan mulut peserta juga diperiksa secara menyeluruh. Khusus bagi peserta wanita, dilakukan pemeriksaan tambahan berupa pemeriksaan ginekologi dan tes kehamilan sebagai bagian dari standar kesehatan yang ditetapkan dalam seleksi SPCP IPDN.
Selain pemeriksaan fisik, peserta juga mengikuti anamnesis, yaitu wawancara medis terkait riwayat kesehatan pribadi maupun keluarga. Tahapan ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan adanya penyakit bawaan atau riwayat medis tertentu yang dapat memengaruhi kelayakan peserta dalam menjalani pendidikan kedinasan di IPDN.
Secara umum, pelaksanaan Tes Kesehatan Tahap I SPCP IPDN Tahun 2025 di Kupang berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Panitia menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan tahap pertama ini akan diumumkan sesuai dengan jadwal resmi yang telah ditentukan. Tes kesehatan ini menjadi tahapan krusial untuk memastikan bahwa calon praja IPDN memiliki kondisi kesehatan yang prima sebelum melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.