Kupang, BKD.NTTPROV.GO.ID – Upaya menghadirkan kepemimpinan birokrasi yang profesional, adaptif, dan selaras dengan kebutuhan organisasi terus diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Pelaksanaan Pemetaan atau Job Fit Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama yang resmi dimulai pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini diawali dengan acara pembukaan yang berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Provinsi NTT, menjadi penanda dimulainya rangkaian proses uji kesesuaian jabatan bagi para pimpinan perangkat daerah.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Pelaksana Tugas Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi NTT, Drs. Kanisius H.M. Mau, M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Job Fit bukan sekadar agenda rutin atau formalitas administratif, melainkan instrumen manajemen sumber daya manusia yang sangat strategis. Melalui pemetaan jabatan yang objektif dan terukur, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap pejabat ditempatkan sesuai dengan kompetensi, pengalaman, serta potensi kepemimpinannya.
Hari Pertama: Empat Pejabat Ikuti Job Fit
Pada hari pertama, empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama mengikuti proses pemetaan, yakni:
- Mahadin Sibarani, ST – Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTT
- Agustinus R. Sigasare, ST – Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT
- Ir. Benyamin Nahak, MT – Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT
- Drs. Yohan A. Bunmo Loban, M.Si – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT
Hari Kedua: Sembilan Pejabat Jalani Proses
Kegiatan berlanjut pada 6 Februari 2026 dengan peserta yang lebih luas. Sembilan pejabat JPT Pratama mengikuti tahapan Job Fit, yaitu:
- Drs. Benhard Menoh, MT – Kepala Badan Keuangan Daerah Provinsi NTT
- Johny E. Ataupah, SP, MM – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi NTT
- Joaz Bily Oemboe Wanda, SP – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT
- Selfi Handrayani Nange, S.Sos., M.Si., M.Pub.Pol – Kepala Biro Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTT
- dr. Stefanus Dhe Soka – Direktur RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang
- Drs. Ady E. Mandala, M.Si – Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat
- Djoese Selestino Martins Naibuti, S.Pt., M.Si – Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTT
- Adelino Da Cruz Soares, A.KS., M.PSSp – Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi NTT
- Alfonsius Watu Raka, SE, MM – Sekretaris DPRD Provinsi NTT
Penutup Rangkaian: Dua Peserta Terakhir
Rangkaian pemetaan Job Fit JPT Pratama dituntaskan pada 6 Februari 2026 dengan dua peserta terakhir, yakni:
- Rosye Maria Hedwine, ST, M.Si – Kepala Dinas ESDM Provinsi NTT
- Drs. Alexander Berthianus Koroh, MPM – Kepala DPMPTSP Provinsi NTT
Selanjutnya, seluruh proses akan dirangkum dalam Rapat Pleno Hasil Pemetaan/Job Fit JPT Pratama. Tahapan ini menjadi bagian integral dari uji kompetensi guna memperkuat kualitas kepemimpinan birokrasi serta mendorong peningkatan kinerja organisasi dan mutu pelayanan publik di Nusa Tenggara Timur.
Dengan pendekatan yang sistematis dan objektif, Pemerintah Provinsi NTT berharap penempatan pimpinan ke depan semakin tepat sasaran—kompeten, berintegritas, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (gd/gr)