Kupang, Juni 2026 – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) turut berkontribusi dalam pengembangan kapasitas aparatur pemerintah Timor-Leste dengan terlibat sebagai narasumber/fasilitator dalam Pelatihan Perencanaan Sumber Daya Manusia Strategis dan Workforce Planning bagi staf Ministériu Obras Públikas (MOP) Republik Demokratik Timor-Leste. Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan oleh Technophoria Training Center, bertempat di Hotel Swiss-Belcourt Kupang.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua gelombang, yaitu pada 15–19 Juni 2026 dan 22–26 Juni 2026, dengan melibatkan 10 orang staf MOP Timor-Leste sebagai peserta. Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam menyusun perencanaan SDM yang strategis, berbasis data, dan selaras dengan kebutuhan organisasi serta proyek-proyek infrastruktur nasional.
Kepala BKD Provinsi NTT, Drs. Kanisius H. M. Mau, M.Si, menyampaikan bahwa pengelolaan SDM yang efektif merupakan salah satu kunci keberhasilan organisasi publik dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Oleh karena itu, perencanaan tenaga kerja yang terukur, pengembangan kompetensi yang tepat sasaran, serta pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan menjadi aspek yang sangat penting dalam manajemen SDM modern.
Untuk kegiatan pelatihan dimaksud, BKD Provinsi NTT menugaskan sejumlah narasumber untuk berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan SDM aparatur, antara lain Kepala Bidang Pengembangan Pegawai BKD, tiga orang asesor SDM aparatur, serta satu orang pranata komputer ahli muda.
Materi pelatihan mencakup berbagai topik strategis, seperti peran SDM dalam mendukung tujuan stategis organisasi, penjenjangan (cascading) kinerja, penyusunan job description dan job specification, pemetaan kompetensi, gap analysis, manajemen talenta, workforce planning, pemanfaatan HR analytics, hingga penyusunan policy brief sebagai rekomendasi strategis pengembangan SDM.
Salah satu agenda penting dalam pelatihan ini adalah study tour ke BKD Provinsi NTT dan BPSDMD Provinsi NTT. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung praktik pengelolaan SDM aparatur di kedua unit kerja yang mengelola SDM pemerintah Provinsi NTT.
Kegiatan pelatihan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis yang dapat diterapkan oleh MOP Timor-Leste untuk membangun sistem manajemen SDM yang lebih modern, profesional, dan berbasis kinerja. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan kerja sama antara Indonesia dan Timor-Leste, khususnya dalam bidang pengembangan kapasitas aparatur pemerintah.
Melalui kolaborasi dan pertukaran pengalaman ini, BKD Provinsi NTT menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan manajemen SDM sektor publik yang adaptif, profesional, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di tingkat nasional maupun regional.