Pemerintah Kabupaten Manggarai melaksanakan proses Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama untuk mengisi sejumlah jabatan strategis yang saat ini masih lowong. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi, sebanyak 13 orang peserta dinyatakan lolos dan berhak mengikuti tahapan lanjutan berupa penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural.
Penilaian kompetensi tersebut dilaksanakan oleh Assessment Center Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Nusa Tenggara Timur dan dipusatkan di Kantor Bupati Manggarai, Ruteng, Kabupaten Manggarai. Kegiatan pengambilan data berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 14 hingga 15 Januari 2026.
Seleksi ini diselenggarakan dalam rangka mengisi empat jabatan lowong pimpinan tinggi pratama, yaitu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran.
Mendorong Terwujudnya Kepemimpinan yang Kompeten dan Berintegritas
Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit, SE, MA, menegaskan bahwa seleksi terbuka ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan sistem merit dan memastikan pengisian jabatan strategis dilakukan secara objektif dan profesional.
“Jabatan pimpinan tinggi bukan hanya soal posisi, tetapi tentang tanggung jawab besar dalam menggerakkan organisasi dan melayani masyarakat. Melalui penilaian kompetensi ini, kita ingin memastikan bahwa pejabat yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan kepemimpinan yang dibutuhkan,” ujar Bupati Manggarai.
Menurutnya, proses seleksi ini juga menjadi sarana bagi para peserta untuk mengukur kesiapan diri dalam menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks dan dinamis.
Penilaian Kompetensi Berbasis Profesionalisme dan Teknologi
Tahapan penilaian kompetensi dilaksanakan dengan dukungan Tim Penilai Kompetensi Assessment Center BKD Provinsi NTT yang berjumlah tujuh orang, terdiri dari Dra. Threse E. Ndolu Eoh, MA (Pejabat Pengawas), Yohanes Tael Lim, SE, MM (Ketua Tim/Administrator), Theresia Maryati Pranatalia Pau, S.Psi, M.Psi, Psikolog (Psikolog/Asesor), Wilfridus Marianus Kako Nono, S.S, MHRM (Asesor), Gergorius Babo, S.Kom (Asesor), Lusius Aman, S.Fil, M.Hum (Asesor), serta Aprilianus Kristianus Lalo, S.Kom (Petugas Minlap dan IT).
Dalam proses penilaian, digunakan berbagai alat tes berbasis kompetensi, meliputi Psikotes berbasis Computer Assisted Test (CAT), Analisis Kasus berbasis CAT, Simulasi In Basket berbasis CAT, serta metode Leaderless Group Discussion (LGD) dan Wawancara Kompetensi yang dilaksanakan secara tatap muka langsung.
Seluruh instrumen CAT menggunakan Aplikasi SIPENKOM, sebuah aplikasi penilaian kompetensi yang dirancang dan dikembangkan oleh Pranata Komputer BKD Provinsi NTT, sebagai bentuk inovasi digital dalam mendukung asesmen yang objektif dan terukur.
Analisis Data dan Penyerahan Hasil Penilaian
Setelah seluruh tahapan pengambilan data selesai pada 15 Januari 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pengolahan dan analisis nilai oleh Tim Penilai Kompetensi pada tanggal 16 hingga 17 Januari 2026. Proses ini dilakukan melalui pendekatan multi simulasi dan multi asesor, guna memastikan hasil penilaian yang komprehensif dan akuntabel.
Hasil penilaian kompetensi kemudian dipresentasikan oleh Administrator Kegiatan, Yohanes Tael Lim, kepada Bupati Manggarai, serta secara resmi diserahkan oleh Pejabat Pengawas Tim Penilai Kompetensi, Dra. Threse E. Ndolu Eoh, MA, kepada Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, yang juga merupakan anggota Panitia Seleksi.
Presentasi dan penyerahan laporan hasil penilaian tersebut dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati Manggarai pada tanggal 18 Januari 2026.
“Hasil penilaian ini diharapkan dapat menjadi dasar objektif bagi panitia seleksi dalam menentukan rekomendasi terbaik, sehingga pejabat yang terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ungkap Yohanes Tael Lim dalam pemaparannya.
Apresiasi Peserta terhadap Profesionalitas Asesor
Para peserta seleksi turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan penilaian kompetensi yang dinilai transparan, profesional, dan menantang.
“Metode yang digunakan sangat sistematis dan menggambarkan situasi kerja nyata. Kami merasakan proses asesmen yang adil dan objektif, serta didukung oleh asesor yang profesional,” ujar salah satu peserta seleksi.
Melalui pelaksanaan Assessment Center ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama BKD Provinsi NTT menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan pengisian jabatan pimpinan tinggi berbasis kompetensi, sebagai langkah nyata menuju tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.