10 Oct

Tim Assessor dan Pansel Provinsi NTT Melakukan Seleksi Kompetensi 28 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Kupang

Kupang –bkd.nttprov.go.id- Pemerintah Kota Kupang mengadakan Uji Kompetensi kepada 28 Pejabat Pimpinan Tinggi di Lingkungan Pemerintah Kota Kupang. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Walikota Kupang, Bapak dr. Hermanus Man, di Hotel Naka – Kupang. Kegiatan ini dihadiri oleh Panitia Seleksi yang diketuai oleh Johanna E. Lisapaly, SH, M.Si, beranggotakan 5 orang, 2 dari unsur Pemerintah, 2 dari akademisi dan 1 orang dari unsur profesional. Selain itu, juga dihadiri oleh Tim Asessor dari Pemerintah Provinsi NTT sebanyak 7 orang.

Wakil Walikota Kupang dalam sambutannya mengatakan bahwa “kegiatan Uji Kompetensi ini perlu dilakukan secara rutin dalam rangka mencari orang yang berkompeten yang dapat menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi Pemerintah di jaman ini”. Beliau menambahkan bahwa kegiatan ini untuk menempatkan pejabat-pejabat yang ada sesuai dengan tantangan yang akan dihadapi ke depan.

Terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapri,  Pertama, era digitalisasi yang sudah berbeda dengan jaman dahulu, menuntut pejabat pemerintah wajib untuk dapat menyesuaikan diri sehingga dapat memanfaatkan kesempatan menyelesaikan pekerjaan dengan memanfaatkan teknologi, dengan teknologi diharapkan pekerjaan akan menjadi lebih mudah. Kedua, Kebutuhan masyarakat yang dinamis, dimana pelayanan publik dituntut untuk faster, better dan cheaper. Ketiga, Program-program Pemerintah Kota harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat masa kini. 

“Untuk menjawab tantangan ini kita mencari orang yang berkompeten, minimal pejabat saat ini sudah paham dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, program-programnya harus sesuai dengan visi Pemerintah Kota sampai dengan level Nasional” ungkap dr. Hermanus Man. Menurutnya Pejabat saat ini dituntut untuk dapat berinovasi, memiliki kemampuan berkoordinasi yang baik  serta kemampuan komunikasi baik verbal maupun non verbal yang baik pula.

Ketua Tim Sekretariat Panitia, Abraham David Evil Manafe, S.IP, M.Si, dalam laporan panitia menyampaikan bahwa “PNS dituntut untuk menunjukkan kinerja dan profesionalisme dari waktu ke waktu dalam melaksanakan tugas.” Ia menambahkan bahwa Pengambil Keputusan harus tahu kompetensi dari masing-masing orang yang ditugaskan dalam jabatan tertentu, oleh karena itu kegiatan uji kompetensi perlu dilakukan karena penilaian kompetensi PNS adalah proses untuk membandingkan kompetensi yang dimiliki oleh PNS dengan kompetensi jabatan yang dipersyaratkan dengan menggunakan beberapa alat ukur tertentu.

Pelaksanaan uji kompetensi ini bertujuan untuk, Pertama, untuk memetakan profil kompetensi jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi pratama di Lingkup Pemerintah Kota Kupang. Kedua, untuk kepentingan mutasi sesuai standar kompetensi jabatan . Ketiga, mengevaluasi dan menilai kinerja pejabat berdasarkan syarat kompetensi jabatan sebagai dasar untuk mengukur pencapaian kinerja dan untuk mengembangkan kompetensi personal dari pejabat yang bersangkutan.

Selain itu,  untuk melakukan seleksi kepada aparatur potensial untuk pembinaan, pemberdayaan, dan pengembangan diri dan organisasi. Kelima,  pengembangan kegiatan seleksi kompetensi bagi semua pejabat struktural lingkup Pemerintah Kota Kupang di tahun-tahun mendatang. Keenam, sebagai salah satu bahan masukan bagi pimpinan dalam mempertimbangkan pemetaan jabatan struktural.

Dalam laporannya juga disampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama 6 hari dari tanggal 15 Oktober 2018 s/d 20 Oktober 2018.  Adapun Uji Kompetensi kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Kupang ini dibagi dalam tiga tahapan.Tahap pertama, uji Kompetensi Manajerial yang dilaksanakan oleh Asesor dari Pemerintah Provinsi NTT, berupa 2 hari pengambilan data langsung kepada peserta dan dilanjutkan dengan tahapan pembahasan kompetensi oleh para asesor yang dikenal dengan assessor meeting, selama 3 hari, yang akan diakhiri dengan penulisan laporan pada hari terakhir; Tahapan berikutnya yaitu uji Kompetensi Bidang, kemudian diakhiri dengan tahap wawancara akhir yang akan dilaksanakan oleh Panitia Pansel selama 2 hari.

(* Guido)

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top