09 Sep

Seleksi JPTP Kabupaten Malaka, Asisten I:  Jika Anda Belum Beruntung Tak Berarti Anda Gagal dan Tidak Diperlukan

Betun, BKD.NTTPROV.GO.ID – Sesuai amanat Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, salah satu poin adalah pengangkatan PNS dalam jabatan harus berdasarkan merit system. Diberlakukan merit system, maka terjadi pergeseran paradigma dan pelaksanaan dari comfort zone (zona nyaman) ke competitive zone (zona kompetitif), artinya seluruh PNS yang memenuhi syarat memiliki kesempatan menduduki jabatan tertentu melalui proses seleksi terbuka. 

Berlandaskan pada ketentuan hukum di atas, Pemerintah Kabupaten Malaka kembali melaksanakan seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama untuk mengisi 4 jabatan yang lowong, yakni Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Kepala Bappeda, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika. 

Kegiatan seleksi terbuka dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Drs. Zakarias Nahak. Dalam arahan singkatnya, ia mengatakan saat ini ada lima perangkat daerah yang belum ada pejabatnya. Jabatan yang lowong ini harus segera diisi agar  roda pemerintah  berjalan baik. Langkah ini diambil  agar tidak terkesan perangkat daerah tidak ada pengendali atau pejabat. Dasar itulah,  seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Malaka ini dilaksanakan.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Malaka, ia mengucapkan terimakasih kepada Tim Assessor Provinsi NTT atas kesediaan untuk  melakukan seleksi calon pejabat sehingga pihaknya  dapat memperoleh calon pemimpin yang tepat.

Ia menghimbau  seluruh peserta untuk menyiapkan diri dan berusaha memberikan yang terbaik sepanjang tahapan seleksi ini. 

Lebih lanjut, ia berpesan kepada peserta agar tidak menganggap remeh dengan kegiatan seleksi ini atau beranggapan sebagai pelengkap saja. 

“Kami percaya di Malaka ini bapak ibu sekalian yang ada sebagai calon peserta ini menjadi harapan, sehingga jangan menganggap diri seleksi ini sebagai pelengkap saja. Ini tidak boleh terjadi. Jika hal terjadi, berarti anda sudah berkecil hati. Belum maju, sudah menyatakan tidak siap. Oleh karena itu siapkan diri baik-baik.”

Lanjutnya, “Kalau ini adalah  anda memperoleh keberuntungan, maka kita bersyukur karena saat ini kita sedang dibutuhkan. Jika belum beruntung, jangan anggap tidak berhasil dan tidak diperlukan, semua dibutuhkan hanya perlu siapkan diri lebih baik lagi.” 

Sementara itu, Wilhem M. Unun Fernandez, S.Fil selaku Administrator, menyampaikan bahwa untuk mengangkat pejabat dalam jabatan pimpinan tinggi pratama harus memenuhi syarat rekam jejak, syarat kompetensi dan syarat kualifikasi.

Rekam jejak berkaitan dengan prestasi kerja dan  rekam jejak calon pelamar selama menjadi PNS. Syarat kompetensi yang diuji yakni kompetensi bidang, kompetensi manajerial dan kompetensi socio-cultural. Sedangkan  syarat kualifikasi berkaitan dengan persyaratan administratif seperti  pangkat, golongan, latar belakang pendidikan, dan sebagainya. 

Kompetensi manajerial bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan peserta mengelola  tugas pada tempat yang yang dilamar. Dan metode yang digunakan adalah metode assessment center yang dinilai hasilnya lebih komprehensif karena melibat banyak assessor dan banyak simulasi. 

Pelaksanaan tes kali ini, Assessment Center Provinsi NTT menurunkan personil sebanyak 7 orang terdiri dari Gergorius Babo, S.Kom (Pejabat Pengawas),  Wilhem M. Unun Fernandez, Rizky P. Manafe, S.Psi, M.Psi (Psikolog),S.Fil (Administrator),  Aventus Melkiades Reme, S.Fil (Assessor), Fideon Gotlif  Siokain, SH (Assessor),  Yuliana Ratu, S.Psi (Assessor), dan Wahyu Aji Pratama (Minlap). 

Kegiatan berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 14 – 20 September 2019 bertempat di Aula Kantor Camat Malaka Tengah. Para assessor akan menguji 16 peserta dengan berbagai metode atau simulasi.*

Penulis: Gergorius Babo, S.Kom (Kasubid Penilaian Kompetensi dan Kinerja).

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top