09 Sep

Sekda Flotim : Pemetaan Kompetensi PPT Pratama Lingkup Pemkab Flores Timur Untuk Memenuhi Amanat Undang-Undang

Larantuka, bkd.nttprov.go.id - Pemetaan Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Flores Timur dilakukan untuk melaksanakan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. 

Demikian disampaikan Paulus Igo Geroda, S.Sos., M.AP, Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur pada acara pembukaan Pemetaan Kompetensi PPT Pratama Lingkup Pemkab Flores Timur, Jumat 06 September 2019.
Acara pembukaan dihadiri oleh 21 (dua puluh satu) peserta, panitia dari BKD Kabupaten Flores Timur dan Tim Penilai Kompetensi (TPK) Manajerial dari Pemerintah Provinsi NTT.

Pemetaan kompetensi para pejabat eselon II tersebut dilaksanakan selama 7 hari, yang berlangsung sejak Jumat, 6 September 2019 hingga Kamis, 12 September 2019. Penilaian dilakukan oleh TPK Manajerial Provinsi NTT yang berjumlah 7 (tujuh) orang, yakni Lusius Aman, S.Fil, M.Hum (Administrator – BKD), Yuliana Ratu, S.Psi (Asesor - RSUD Prof. DR. W. Z. Johannes Kupang), Agustinus W. S. Tokan, S.STP., MM (Asesor - Dispora), Crecentia Y. Assan, ST., MM (Asesor - Bappelitbangda), Primus O. P. N. Metboki (Asesor - BKD), Santa Anna Trihastuti, S.Kom., MIS (Minlap – BKD), dan Dewiyanti E. Folla, SE., MM (Pengawas/Pengendali - BKD NTT).

Sebelum pembukaan kegiatan, TPK Manajerial dari Pemprov NTT diterima terlebih dahulu oleh Sekretaris Daerah guna diberikan arahan tertutup di ruang kerjanya. Arahan diberikan terkait alasan dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini, termasuk bagaimana kondisi masing-masing peserta yang mayoritas sudah menduduki jabatan yang sama lebih dari lima tahun.

Ia menuturkan, selain untuk penyegaran organisasi di lingkup Pemkab Flores Timur, kegiatan ini utamanya dilaksanakan sebagai upaya melaksanakan amanat regulasi bahwa setelah 5 tahun menduduki jabatan, masa jabatan seorang PPT Pratama dapat diperpanjang setelah dilakukan evaluasi.

Dalam sambutannya, kepada peserta beliau berpesan agar mengikuti setiap sesi kegiatan dengan sungguh-sungguh agar semua kompetensi dapat ternilai. Kepada para asesor, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Flores Timur memercayakan kegiatan ini kepada TPK Manajerial dari Pemprov NTT, mulai dari proses pengambilan data hingga penyusunan laporan. Ia mengharapkan tim dapat bekerja semaksimal mungkin.

Pemetaan Kompetensi Manajerial dilakukan dengan metode Assessment Center dengan beberapa tahapan yaitu pengambilan data, analisis data, rapat asesor, penulisan laporan, dan penyerahan laporan.

 

Penulis :Santa Anna Trihastuti, S.Kom., MIS
 

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top