08 Aug

Pelepasan Capra IPDN : Keberhasilan Menjadi Praja IPDN Membanggakan Keluarga, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi NTT

Kota Kupang - bkd.nttprov.go.id - Jumat, 9 Agustus 2019, bertempat di Ruang Rapat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT, Kepala BKD Provinsi NTT, Henderina Sintiche Laiskodat, SP, M.Si  melepas 61 orang Calon Praja (Capra) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk mengikuti  Test Penentuan Akhir (Pantukhir) di Jatinangor, Jawa Barat. Kepala Bidang Perencanaan, Formasi Pegawai dan Sistem Informasi Pegawai BKD Provinsi NTT, Fransiskus Alu Wotan, S.Sos ketika membacakan laporan hasil pelaksanaan test masuk IPDN menyatakan, 61 orang Capra yang dilepas tersebut merupakan putera-puteri terbaik NTT yang telah melewati 4 (empat) tahapan test masuk IPDN yang dilaksanakan di Kota Kupang untuk selanjutnya mengikuti Test Pantukhir di kampus IPDN Jatinangor Jawa Barat. Test Pantukhir akan berlangsung mulai tanggal 12 sampai dengan 30 Agustus 2019, terdiri dari 4 tahapan test yaitu Verifikasi Faktual Dokumen, Test Kesehatan, Test Kesamaptaan dan Wawancara. Terdapat 6 orang PNS BKD Provinsi NTT yang akan mengantar sekaligus mengawal  61 orang Capra yang akan mengikuti Test Pantukhir di Kampus IPDN Jatinangor terdiri dari 4 orang Purna Praja dan 2 orang Pejabat Pengawas.

Sebanyak 1.534 putera puteri NTT yang mendaftar secara online untuk mengikuti Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN Tahun 2019. Sebanyak 1.395 orang dinyatakan lulus Seleksi Administrasi dan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang meloloskan 161 orang peserta. Dari 161 orang peserta yang lolos SKD, sebanyak 74 peserta gagal dalam Test kesehatan dan 87 peserta dinyatakan lulus untuk melanjutkan test tahap selanjutnya yaitu Test Psikologi.

Henderina Lasikodat dalam sambutan singkatnya menyatakan para Capra yang akan mengikuti tahapan Pantukhir di Jatinangor patut bersyukur dan berbangga karena mereka merupakan putera puteri yang beruntung telah berhasil melewati 4 tahapan test terdahulu yang sangat kompetitif. Untuk melewati tahapan demi tahapan Test Pantukhir yang ada membutuhkan persiapan yang serius dan sungguh-sungguh mengingat Test Pantukhir akan menentukan apakah para Capra dinyatakan layak untuk melanjutkan pendidikan di IPDN. Oleh karena itu Kepala BKD Provinsi NTT berpesan agar para Capra bisa mempersiapkan diri secara baik, menjaga kesehatan dan fokus pada pelaksanaan test yang ada. Lebih lanjut Henderina Laiskodat mengingatkan kepada para Capra yang belum maksimal dalam mempersiapkan fisik agar berlatih dengan sungguh-sungguh agar berhasil dalam Test Kesamaptaan yang akan diikuti di Jatinangor. 

Kepala BKD Provinsi NTT berharap ke-61 Capra yang akan mengikuti Test Pantukhir berhasil mengikuti test yang ada dengan baik dan tidak ada yang gagal. Henderina Lasikodat mengingatkan ke-61 orang Capra yang akan mengikuti Test Pantukhir tersebut bahwa mereka bukan saja mewakili keluarga masing- masing ataupun Kabupaten/Kota sebagaimana daerah asal test mereka karena sesungguhnya ke-61 orang Capra tersebut adalah perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur yang akan mencerminkan generasi muda NTT di Kampus IPDN dimana mereka akan melanjutkan pendidikan. Keberhasilan mereka tidak saja akan membawa kebanggaan bagi keluarga dan pemerintah daerah asal namun juga memberikan kebanggaan bagi Provinsi NTT. Kepala BKD Provinsi NTT juga berpesan kepada PNS BKD Provinsi NTT yang akan mengantar ke-61 orang Capra tersebut agar mengawal para Capra dengan baik, memastikan setiap peserta dapat mengikuti Test Pantukhir dengan baik. Mengakhiri kegiatan yang ada, Kepala BKD Provinsi NTT beserta Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas yang hadir memberikan ucapan selamat kepada ke-61 orang Capra serta mendoakan keberhasilan bagi semua peserta.

-Maria Kiak-

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top