06 Jun

Mengabdi Selama 34 Tahun, PNS BKD Provinsi NTT Purna Bhakti

Kupang - bkd.nttprov.go.id - Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT , Jumat 28 Juni 2019 mengadakan acara perpisahan dengan salah satu pegawai yang telah memasuki masa pensiun atau purna bhakti yaitu Bapak Maximus Djehadun. Acara yang bertempat di ruang rapat BKD Provinsi NTT ini di hadiri oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT Ibu Henderina S. Laiskodat, SP, M.Si,  para pejabat administrator, pejabat pengawas beserta seluruh staf. Berdasarkan PP Nomor  11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Kepegawaian, setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mencapai Batas Usia Pensiun (BUP) diberhentikan dengan hormat sebagai PNS. BUP yang ditetapkan bagi pejabat administrator, pejabat pengawas dan  staf dalam jabatan fungsional umum adalah 58 tahun. Bapak Maximus Djehadun, yang telah mengabdi selama lebih 34 tahun, genap berusia 58 tahun pada bulan Juni 2019, sehingga tepat tanggal 1 Juli 2019 yang bersangkutan menyelesaikan masa pengabdiannya pada Pemerintah Provinsi NTT dan memasuki masa purna bhakti. 

Acara perpisahan yang berlangsung dalam suasana suasana  penuh keakraban dan kekeluargaan tersebut diawali dengan penyampaian pesan dan kesan yang disampaikan oleh Ibu Maria Anjelika Corohama, SH. Bapak Maxi Djehadun dalam pandangan Ibu Maria merupakan rekan kerja yang baik, suka menolong dan ramah terhadap siapapun. Kesan yang sama juga diungkapkan oleh Bapak Guido El Joacim Laga, SSTP, M.Si yang menilai Bapak Maxi Djehadun sebagai pribadi yang santun dalam bekerja sama dengan rekan kerja. Lebih lanjut, Ibu Maria mengungkapkan bahwa Bapak Maxi Djehadun telah mempersiapkan masa purna bhaktinya dengan sangat baik, berupa membuka beberapa jenis usaha mandiri yang akan menjadi aktivitasnya sehari-hari pasca pensiun dari jabatannya sebagai abdi Negara dan abdi masyarakat. Pribadi Bapak Maxi yang sehat dan energik menjadi poin lain yang ditangkap oleh Bapak Guido Laga. Pesan yang disampaikan bagi Bapak Maxi adalah walaupun telah purna bhakti, diharapkan bisa terus menjadi pelayan masyarakat dimanapun Bapak Maxi berada. Kesan dan pesan ini diakhiri dengan penyampaian permohonan maaf dari seluruh rekan kerja Bapak Maxi apabila selama bekerja terdapat kekeliruan dan kekhilafan.

Suasana haru merebak ketika Bapak Maxi Djehadun menyampaikan kata-kata perpisahannya. Beliau mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT yang telah memberikannya kesempatan untuk berkarya selam 34 tahun terakhir ini. Pernah berkarier di Inspektorat Provinsi NTT, Sekretariat KORPRI Provinsi NTT, BKD Provinsi NTT menjadi tempat terakhir Bapak Maxi berkarier sebagai PNS. Bapak Maxi menyadari, purnabakti sebagai PNS adalah proses alamiah, yang tidak bisa dihentikan sedetik pun. Waktu terus berjalan, tanpa disadari perjalanan meniti kerier sebagai PNS sampai penghujung jalan. Permohonan maaf disampaikan sekiranya selama menjalankan tugas ada salah dan khilaf yang beliau lakukan.

Plt. Kepala BKD Provinsi NTT dalam sambutannya sebelum menutup acara perpisahan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Maxi Djehadun atas seluruh dedikasi, loyalitas dan komitmen yang telah diberikannya selama mengabdi bagi Pemerintah Provinsi NTT. Ibu Henderina Lasikodat menyebut Bapak Maxi Djehadun sebagai seorang PNS yang selalu siap mengemban setiap tugas yang diberikan oleh atasan, bahkan tugas yang diberikan secara mendadak sekalipun. Karakter ini menjadi contoh baik yang patut ditiru oleh PNS BKD Provinsi NTT lainnya. Ibu Henderina Laiskodat mengapresiasi semangat Bapak Maxi dalam mempersiapkan masa pasca pensiun yang dinilai mampu memberikan inspirasi bagi rekan-rekan lainnya yang saat ini masih aktif bekerja. Ibu Henderina menghimbau kepada semua PNS agar bisa meneladani Bapak Maxi dalam mempersiapkan kehidupan setelah tidak lagi menjadi PNS karena hal itu sangat penting untuk direncanakan secara baik jauh hari sebelum masa pensiun itu tiba. Acara perpisahan tersebut diakhiri dengan berfoto bersama dan menikmati santap sore dengan penuh suka cita.

Penulis: Lusi Anriany Soulisa & Mieke Anita Tallo
Foto by: Chang

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top