07 Jul

Gubernur NTT Ajak Para Pejabat yang Dilantik Bekerja "Out of the Box"

Kupang, BKD.NTTPROV.GO.ID - Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengajak para pejabat bekerja dengan cara-cara luar biasa. Hal ini disampaikannya pada acara pelantikan para pejabat JPT lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang bertempat di aula Fernandez,  Gedung Sasando, Sabtu (27/07/2019).

Gubernur menantang 15 pejabat pimpinan tinggi yang dilantik bahkan seluruh hadirin untuk mengeluarkan segala potensi yang miliki secara maksimal guna membangun NTT. 

Ia  tegaskan bahwa untuk membangun NTT harus menggunakan cara berpikir  dan bertindak “out of the box”. Kotak yang ada saat  ini tak mampu lagi menampung mimpi-mimpi besar kita karena itu kita harus  membutuhkan kotak-kotak yang baru.

Lebih lanjutnya, ia mengakui sejak jaman Gubernur Lalamentik hingga masanya, NTT tetap miskin.

“Masuk akal tidak?”, tanyanya retoris.

Ia mengajak para pejabat untuk memiliki visi yang besar. Visi NTT berlari  lompat terbang tak cukup dengan tindakan sederhana. Kita memerlukan cara-cara luar biasa. Maka ia tak sungkan-sungkan untuk mengistirahatkan pemimpin yang berkinerja buruk. Oleh karenanya ia memerintahkan Kepala Biro Humas dan Protokol untuk terus meng-update kinerja pimpinan Perangkat Daerah setiap bulannya.

Pada kesempatan itu, Gubernur memberi catatan khusus bagi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Pertenakan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang menurutnya kinerja Perangkat Daerah tersebut masih terseok-seok. Ia berpesan tahun ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan harus meningkatkan kinerjanya, dari 100 sekolah terbaik mampu menghasilkan 6 sekolah dengan UN terbaik. Sedangkan sektor Pertenakan, Kepala Dinas Peternakn harus mampu menjamin kebutuhan nutrisi bagi masyarakat. Begitu pula Dinas Pertanian harus mampu memastikan kebutuhan kecukupan kalori bagi masyarakat.

Gubernur NTT juga menyoal tentang industrialisasi. Untuk itu ia mengingatkan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memikirkan pembangunan industri di NTT dan tak hanya sibuk urus perdagangan. Menurutnya, NTT memiliki potensi dasar yang bisa ditingkatkan menjadi industri seperti tenun dan se'i. 

Pada kesempatan yang sama, ia mengajak para pemimpin untuk tidak alergi apalagi tersinggung terhadap kritik. Konsekuensi sebagai seorang pemimpin siap dicaci maki. Ia tekankan supaya memberi ruang kepada para demonstran. Tak hanya ruang, bahkan makan dan fasilitas sound system serta mendorong semua demonstran untuk berbicara. Lagi, menurutnya, demonstrasi adalah momentum pembentukan diri menjadi seorang pemimpin, yakni dimulai dengan berbicara di ruang publik.

Dalam.sambutannya, ia mendorong para pejabat terlantik untuk  memiliki daya juang, berkarakter dan berintegritas. Ini modal untuk mewujudkan visi NTT "berlari lompat terbang". Selain bekerja “out of the box” juga harus ditunjangi oleh karakter kepemipinan disebutkan diatas - berintegritas. ***

VIDEO PELANTIKAN KLIK DISINI

Gergorius Babo, S.Kom - Kasubid Penilaian Kompetensi dan Kinerja.

credit foto: Hen Sabuna, S.Kom

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top