30 Sep 22

Renungan Pembinaan Rohani Bulan September 2022

 MEMBANGUN KARAKTER ASN MELALUI  PENDEKATAN NILAI-NILAI KEROKHANIAN/ SPRITUALITAS
(MENURUT AJARAN HINDU)

Oleh: Prof. Dr. I Gusti Bagus Arjana, M.S

Apa itu Karakter?

Karakter adalah tabiat, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain (KBBI).

karakterkarakter

Bentuk-Bentuk atau Butir-Butir  Karakter, Dalam Dunia Pendidikan.

1. Religius *)
2. Jujur *)
3. Toleransi
4. Disiplin *)
5. Kerja Keras *)
6. Kreatif *)
7. Mandiri *)
8. Demokratis
9.
Rasa Ingin Tahu *)
10. Semangat Kebangsaan 
11. Cinta Tanah Air
12. Bersahabat/Komunikatif
13. Cinta Damai
14. Gemar Membaca *)
15. Peduli Lingkungan
16. Peduli Sosial
17. Tanggung Jawab *)

Tantangan Dalam Membangun Karakter di Kalangan ASN:

  1. Tidak disipiln waktu dalam melaksanakan tugas.
  2. Tidak melaksanakan tugas sesuai Tupoksi yang ada
  3. Suka menghindar dari kerja keras, memilih yang gampang
  4. Perjalanan dinas yang tidak dipertanggungjawabkan sebagaimana mestinya.
  5. Tumbuhnya mental korupsi,

Membentuk Karakter Berdasarkan Nilai-Nilai Spiritual Hindu

SLOKA  Tentang DHARMA

Y.W I:5

Seseorang akan berhasil dalam hidupnya bila mengikuti jalan yang benar dan menghindarkannya  dari kesalahan dan dosa.

R.W IX73:6

Orang-orang   yang jahat tidak akan menemukan jalan yang benar.

YW XIX:30

Dengan sradha   seseorang  akan mencapai  Tuhan/Hyang Widhi

SS: 13

Lagi pula kalau tidak menjadikan Weda sbg cara mendapat kebenaran, tidak percaya pada dharmasastra, niscaya sehilangnya atman, akan sengsara berkali-kali mengalami kelahiran.

SS: 14

Tri Hita karana:

  1. Parahyangan: Lingkungan Rohani)
  2. Pawongan (Lingkungan Sosial)
  3. Palemahan (Lingkungan Alam/Lingkungan Hidup)

Tri Kaya Parisudha

Tiga dasar prilaku manusia yang disucikan (10 pengendalian diri, 10 perintah Hayang Widhi):

a. Manacika: 

1) Jangan menginginkan yang bukan haknya,
2) Jangan berfikir buruk,
3) Jangan ingkar karma phala. 

b. Wacika:

1) Jangan mencaci maki,
2) Jangan berkata kasar,
3)  Jangan memfitnah,
4) Jangan berbohong (hoax), ingkar janji.

c. Kayika:

1)  Jangan membunuh,
2)  Jangan curang,
3)  Jangan berzina.

 

HIDUP ROHANI BAIK KARAKTER PASTI BAIK
(Membangun Karakter ASN Melalui Pendekatan Spiritual)

Pembinaan Rohani Gabungan Bagi ASN Lingkup Propinsi Nusa Tenggara Timur
Romo Oktovianus Naif, Pr

1. Karakter

Karakter adalah tabiat, sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dengan yang lain. Karakter adalah gambaran tentang tingkah laku dengan menonjolkan nilai (benar-salah, baik-buruk) baik secara implisit dan eksplisit.

Karakter itu berdimensi dua:

Pertama, karakter itu berkaitan dengan tingkah laku. Apabila seseorang berprilaku suka bohong, kejam atau anarkis, tentulah orang tersebut dipandang berperilaku buruk.

Kedua, karakter itu erat kaitannya dengan personality. Seseorang baru bisa disebut orang yang berkarakter (a person of character) apabila tingkah lakunya sesuai dengan kaidah-kaidah moral yang berlaku di dalam sebuah agama dan masyarakat.

2. Membangun Karakter Melalui Hidup Rohani

2.1. Hidup Rohani

Hidup rohani bermakna hidup menurut tuntunan Roh Kudus. Roh Kudus menuntun kepada relasi akrab dengan Sang Pencipta. Hidup Rohani merupakan sebuah relasi kasih dengan Tuhan Tuhan mahakuasa dan mahapenyayang. Menurut iman Katolik, dialog dinamis antara Allah dan manusia dapat dilakukan melalui Perayaan Ekaristi, Doa, Refleksi, bacaan Rohani, Doa Rosario dll.

2.2. Aspek – aspek hidup Rohani Di Dalam Iman Katolik

a. Adorasi Ekaristi

Adorasi atau pujian atau sujud sembah di hadapan sakramen Mahakudus. Dalam adorasi Sakramen Mahakudus umat beriman rindu untuk memandang Kristus yang hadir dalam Sakramen Mahakudus, menyatukan hati dengan Yesus yang hadir dalam sakramen Mahakudus. Puncak kesatuan dengan Tuhan yang hadir dalam Ekaristi pertama-tama terjadi dalam Komuni Kudus saat perayaan Ekaristi.

b. Hidup Doa

Doa pada dasarnya berarti mengangkat hati, mengarahkan hati kepada Tuhan, menyatakan diri sebagai anak Allah dan mengakui Allah sebagai Bapa. Doa pertama – tama adalah suatu peryataan iman di hadapan Allah maka doa tidak pernah dilepaskan dari kehidupan sehari - hari dan dari hidup bersama dengan orang lain.

Hidup dan hidup doa merupakan warna hidup jiwa atau batin seseorang yang akan terungkap dalam bahasa perbuatan (Yak 2:1-26). Ada hubungan antara hidup doa dan hidup iman, yang tidak hanya ditentukan oleh kekhusukkan dalam berdoa, tetapi tindakan kongkrit apa yang dilakukan sebagai buah dari hidup doa.

c. Bacaan Rohani

Bacaan Rohani merupakan salah satu sumber hidup rohani. Tulisan - tulisan dalam bacaan rohani sangat inspiratif dan menarik baik itu pengalaman yang dialami oleh pengarang sendiri maupun pengalaman orang lain yang membantu untuk memperkembangkan hidup rohaninya.

d. Doa Rosario

Secara harafiah Rosario berarti karangan bunga mawar, entah merah,putih, atau putih Oleh karena itu sebagai Pewarta tentunya, tidak boleh lupa peran bunda Maria. Sebagai pewarta tentunya kita harus menyatu dengan bunda Maria dalam devosi doa Rosario. Menyatu dengan Bunda Maria secara terus menerus merenungkan hidup dan perutusan Yesus bersama Bunda Maria. Hal ini senada dengan yang tertulis di dalam Kitab Hukum Kanonik (KHK, kan 662. 4) yang isinya sebagai berikut; “Memelihara devosi khusus kepada santa perawan Bunda Allah, teladan dan pelindung segenap hidup bakti dengan berdia Rosario”.

2.3. Belajar Dari Yesus, Untuk Membangun Karakter

=Hidup Miskin dan Sederhana

Yesus itu kaya, karena Ia memiliki kuasa yang atas alam semesta. Namun, ia memilih untuk tidak tamak akan semua itu. Bagi mereka yang dekat dan telah belajar, Yesus membukakan kelimpahan harta sorgawi kepada mereka.

Karakter Yesus yang pertama adalah hidup sederhana. Yesus sama dan senasib dengan manusia.

Kesederhanaan merupakan pola pikir dan pola hidup yang proporsional, tidak berlebihan dan mampu memprioritaskan sesuatu yang lebih dibutuhkan.

Bahagia itu sederhana, kurangi keinginan, penuhi kebutuhan dan perbanyaklah bersyukur.

Ketamakan adalah perbudakan permanen. Ketamakan telah meracuni jiwa manusia. Selama ketamakan lebih kuat dari welas asih, akan selalu ada penderitaan.

=Penuh Perhatian

Hati Yesus selalu tergerak oleh belas kasihan Yesus sangat prihatin kepada manusia. Ia tidak akan membiarkan umat-Nya berlarut-larut dalam penderitaan.. Oleh sebab itu, Ia tidak tinggal diam jika manusia mengalami kesusahan.

=Tidak Butuh Ketenaran

Yesus tidak butuh sanjungan orang banyak. Ia juga tidak meminta untuk dikenal orang banyak. Namun, ia lebih memilih untuk “mati dalam diri sendiri”. Makna dari kalimat tersebut ialah “apabila kamu dilupakan, tidak dikenal, atau tidak dianggap sama sekali, dan engkau tidak lupa dan sakit hati terhadap penghinaan dan kelalaian ini. Tetapi sebaliknya, hatimu gembira, merasa layak untuk menderita bersama Kristus.”

=Tahan Godaan

Ingatkah kamu ketika Yesus dicobai di padang gurun? Yesus mampu menahan diri-Nya dari berbagai godaan si Iblis. Bagaimana dengan kita? Di tengah-tengah dunia yang gemerlap ini, kita sulit manahan nafsu dan keinginan hati. Penyembahan berhala, pembunuhan, percabulan, dan pencurian dilakukan untuk mendapatkan harta duniawi.

=Bersyukur

Yesus selalu bersyukur atas apa yang diberikan Bapa kepada-Nya. Namun, tidak bagi manusia biasa.
Sumber kebahagiaan ada dalam hati, pangkalnya ada pada rasa syukur dalam hati. Semakin bersyukur, semakin berbahagia.

=Pemaaf dan Pengampun

Karakter manusia dalam diri Yesus selanjutnya ialah pemaaf. Ia mau memaafkan siapapun yang telah berbuat dosa kepada-Nya. Tidak memandang apakah dosa tersebut berat atau tidak. Sifat ini tampak jelas ketika karakter Kristus mau memaafkan dosa seluruh umat manusia. Terutama orang-orang yang menyalibkan Dia. 

Memaafkan dan mengampuni merupakan bagian tersulit dalam hidup kita. Well, sebenarnya tidak terlalu sulit. Asalkan kita mau membuang rasa benci dan memupuk kasih sayang untuk diberikan kepada sesama manusia.

=Rendah Hati

Yesus itu rendah hati. Ia merendahkan diri-Nya agar sama dengan manusia biasa. Kerendahan hati-Nya dibuktikan ketika Ia dibaptis oleh Yohanes Pembaptis di sungai Yordan. Walaupun beribu-ribu pujian datang, tetaplah mempertahankan sikap rendah hati. Jangan sekali-kali kamu meninggikan diri. Biarlah Yesus sendiri yang meninggikan dirimu.

= Penyabar

Yesus itu Maha Penyabar. Ia sabar ketika dianiaya dan dijelek-jelekkan oleh orang banyak. Ia tidak marah, malahan Ia mendoakan orang tersebut agar mau bertobat. Yesus sabar menunggu agar manusia di dunia ini bertobat dan mau menjadi murid Kristus.

=Tulus Hati

Yesus mengasihi manusia secara tulus ikhlas. Tanpa meminta apapun dari manusia yang dikasihi-Nya. Ketulusan Yesus membawa terang dan kesempurnaan bagi hidup manusia. Ia sebagai manusia telah menunjukkan bahwa semua hal itu bisa dilakukan. Yang terpenting ialah kemauan.

3. Kata Bijak Yang Membangun Karakter

Keburukan sikap menjadi keburukan karakter. Perilaku bermoral adalah kebaikan karakter" Albert Einsten

"Karakter yang baik tidak terbentuk dalam seminggu atau sebulan. Itu dibuat sedikit demi sedikit, hari demi hari. Diperlukan upaya yang berlarut-larut dan sabar untuk mengembangkan karakter yang baik." – Heraclitus

"Indeks terbaik untuk karakter seseorang adalah bagaimana dia memperlakukan orang yang tidak bisa membantunya (vulnerable), dan bagaimana dia memperlakukan orang yang tidak bisa melawan"  (the hopeless and voiceless)- Abigail Van Buren

"Hampir semua orang dapat bertahan dalam kesulitan, tetapi jika Anda ingin menguji karakter seseorang, beri dia uang dan kekuasaan... lalu lihat karakternya" - Abraham Lincoln

"Kebesaran manusia tidak terletak pada kekayaan atau kekuasaan, tetapi dalam karakter dan kebaikan. Manusia hanyalah manusia, dan semua orang memiliki kesalahan dan kekurangan, tetapi kita semua dilahirkan dengan kebaikan yang mendasar." - Anne Frank

 

 

PEMBINAAN ROHANI GABUNGAN ASN ANGGOTA KORPRI LINGKUP PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
TEMA: MEMBANGUN KARAKTER ASN MELALUI PENDEKATAN NILAI-NILAI KEROHANIAN/SPIRITUALITAS
Oleh : Ibu Pdt. Martyani Nopenanu-Theedens, S.Th.

YOHANIS 19:1-10 Bertemu dengan Zakheus saat melintasi kota Yerikho, Yesus menyempatkan diri menumpang dirumahnya. Tentu saja hal ini mengundang kontroversi orang Yahudi mengingat Zakheus adalah seorang kepala pemungut cukai (dia terikat dengan tugas “negarawan” dalam hal penarikan pajak). Jika pemungut cukai saja dipandang sebagai pendosa, bagaimana dengan dirinya yang menjabat sebagai kepala? (sudah menjadi rahasia umum bila sebagai pemungut cukai, ia memperkaya diri dengan memeras bangsanya sendiri atau dengan menggelapkan cukai). Oleh karena itu pemungut cukai dianggap sebagi penghianat bangsa sadar tidak sadar ia ada dalam sangsi sosial yang sangat kejam artinya benar ia punya segala-galanya tapi ia ada dalam hukuman dalam bentuk pengasingan dan penolakan masyarakat. Keputusan Yesus untuk menumpang dirumah Zakheus adalah keputusan berani karna Yesus sendiri harus berhadapan dengan orang-orang Yahudi yang melihat Zakheus sebagai orang berdosa artinya posisi Yesus ada dalam ancaman besar tapi bagi Yesus itu tidak penting karna meluputkan Zakheus dari sangsi hukum dan sosial itu panggilan mendesak, itu panggilan darurat. Yesus membaca kerinduan Zakheus untuk melihat diri-Nya bukan hanya sebatas mau melihat Yesus yang sangat terkenal karna berbagai mujizat yang Yesus buat, tapi ada sebuah kerinduan lain yang Zakheus sendiri sulit untuk mengungkapkannya ada sebuah keriduan bukan hanya bisa bebas dari sangsi hukum juga sangsi sosial tapi ia bisa mengalami kasih dari sesama juga kasih dari Tuhan. Yesus membaca kerinduan Zakheus untuk bertemu dengan-Nya itu membuat ia pulih, membuat ia sembuh, membuat ia diselamatkan. Yesus sungguh membaca sebuah keterpisahan yang dalam antara Zakheus dengan sesama juga dengan Tuhan dan karena itu Zakheus mau dan rela melepaskan apa yang ia punya hanya untuk mendapatkan sebuah pengakuan bahwa ia adalah bagian dari sesama sekaligus ia tidak mau ada dalam keterpisan dengan Tuhan. Yesus Kristus mengundang diri-Nya sendiri untuk bertemu dengan Zakheus Yesus memberi diri untuk lebih dekat dengan Zakheus. Bapa/Ibu/Saudara-saudari Beta kira pembinaan rohani ini sangat menarik karna sesungguhnya dalam hubungan dengan TEMA: MEMBANGUN KARAKTER ASN MELALUI PENDEKATAN NILAI-NILAI KEROHANIAN /SPIRITUALITAS. Bukan hanya sebatas panggilan untuk dibina tapi disana ada panggilan Iman bagi tiap-tiap kita yang dipanggil untuk melayani untuk ada dalam sebuah kesadaran iman sekaligus ada dalam sebuah “Aksi” iman yang nyata yakni melayani itu penting tapi harus dijalani dalam iman bahwa apa yang dipercayakan kepada kita bukan milik kita tapi milik Tuhan,karena itu melayanilah dengan hati dengan tetap menjaga hati karna kita harus rendah hati mengaku bahwa sebagai bagian dari orang-orang yang diutus untuk melayani kita “rapuh“ kita terbatas kadang kita lupa dan tidak bisa menghidari diri dari yang Namanya (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme) yang membuat orang lain juga diri sendiri ada dalam keterpisahan dengan Tuhan. Pengalaman iman Zakheus memberi pesan indah kepada kita bahwa kalaupun kita ada dalam kondisi hidup sama dengan Zakheus jangan abaikan panggilan pemulihan dari Tuhan, karna dengan mengabaikan pemulihan dari Tuhan maka keterpisahan menjadi bagian kita dan pemulihan dari Tuhan tidak menjadi bagian kita. Penggilan Yesus untuk bertemu dengan Zakheus sebenarnya mau bilang kepada kita bahwa, bertemu dengan Yesus itu bukan hanya sebuah “KEINGINAN” tapi sebuah “KEBUTUHAN” dan ini waktunya untuk Yesus juga bertemu dengan kita. Mari beri ruang, beri tempat kepada Yesus karena Yesus paling tau apa yang kita rindukan walau hanya sebuah kerinduan untuk bertemu tapi Yesus memehami apa yang harus Ia buat bagi kita . Zakheus saat mengalami pertemuan dengan Yesus ada berbagai persembahan yang ia beri (ayat 8) tapi bagi kita bagaimana dengan iman kita memberi “Nyawa“ pada panggilan Yesus itu artinya bukan hanya menyambut sebuah panggilan yang mati tapi berespon pada panggilan yang menghidup lewat aksi-aksi iman yang nyata yakni mengambil keputusan untuk mengikat perjanjian yang baru dengan Yesus untuk menjadi orang-orang yang sungguh mau diutus untuk melayani agar orang lain juga diri sendiri selalu mengalami perjumpaan dengan Tuhan. Kalau dari setiap panggilan pembinaan masih ada inisiatif Tuhan untuk berjumpa dengan kita maka jangan tolak kesempatan sekaligus kepercayaan ini, sebaliknya mari berespon pada pilihan ini karana ini adalah tanda bahwa Tuhan masih melihat kita sebagai “HambaNya” yakni Hamba yang Melayani,ingat baik bahwa tidak ada seorang hamba Tuhan yang melayani yang hidupnya tidak ada dalam pemeliharaan Tuhan. Tuhan selalu memberi yang terbaik bagi hamba-hambanya yang setia untuk melayani . Amin.

 

PEMBINAAN ROHANI GABUNGAN BAGI APARATUR SIPIL NEGARA LINGKUP PEMERINTAH PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR JUM’AT, 30 SEPTEMBER 2022
Oleh : Drs. LUKMAN SARA, M.Pd

MENGAPA DIANTARA KITA BANGSA INDONESIA DI NEGARA INI TIDAK PANDAI MENSYUKURI NIKMAT ALLAH? - Negara sudah mempekerjakan kita dengan upah/gaji yang besar - Tunjanganyang besar, mobil mewah, rumah mewah, ada ajudan yang membawa tas kita. - Semua sarana dan fasilitas dicukupi tapi akhirnya dipecat atau tersiksa di penjara dan di pecat dari PNS. Itu tanda kita tidakpandai mensyukuri nikmat Allah yang ada pada diri kita. Kita selalu memandang keatas tidak pernah memandang kebawah. Tidak pernah puas dengan apa yang ada pada diri kita. ‘Maka, nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu hendak dustakan?’ - Lihatlah kehidupan orang kecil meskipun dia seoramg pemulung tapi pekerjaannya halal dan mulia di ridhoi oleh Allah SWT. - Malam ia tidur nyenyak santai nyaman dan tentram tiak di kejar kejar oleh polisipengacara, tipikor, hakim dan jaksa. Hidupnya nyaman bahagia dan tentram itulah sikap hidup yang benar dalam pandangan agama di katakana QONAAH merasa cukup apa yang ada pada diri kita. - Di jalan orang tidak berteriak namanya kita di ejek oleh anak-anak kecil sungguh kehilangan martabat dan harga diri, Qs. At-Tin ayat 4 dan 5 4. sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. 5. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya 6. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. ‘Maka, nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu hendak dustakan?’ Orang yang tidak pandai mensyukuri nikmat Allah itu kata imam Al-Gazali ada 3 penyakit yang menghinggapi dirinya. 1. Angan-angantidak pernah putus - angan-angannya terlalu tinggi akhirnya rekayasa sana rekayasa sini bohong sana sini akhirnya ketahuan juga 2. Rasa miliki yang berlebih – lebihan Gunung – darat-laut- bukit – tebing semuanya mau ia miliki bahkan yang bukan haknya pun ia rampas dengan paksa keserakahan, kelicikan, akal dengan kepandaiannya di rekayasa untuk merampas hak orang lain. 3. Harapan tak kunjung dating akhirnya putus asa dan saraf Bapak Gubernur yang saya muliakan ……. Para ASN yang di Rahmati oleh Allah SWT Rahasia dan dasyatnya orang yang pandai bersyukur adalah jika hati, lisan, ucapan, tindakan. Dan seluruh anggota badan kita pandai bersyukur kepada Allah. Kita layak mendapat gelar ahli syukur. Rasulullah adalah Hamba Allah yang ahli bersyukur, Karena beliau selalu gunakan semua yang ia miliki untuk bersyukur kepada Allah. - Lisan belia tidak pernah berhenti memuji Allah - Seluruh anggota badan beliau ia gunakan untuk beribadah dan mengabdi kepada Allah. - Kaki beliau melangkah berjuang mempertahankan hidup dan kehidupan hanya beribadah kepada Allah Menurut Ahli suffi orang yang sudah menjadi Ahli syukur akan miliki kebahagian yang luar biasa. - Hatinya tenang penuh dengan kedamaian - Hatinya selalu tentram - Akal dan kepandaian yang kita miliki ini suka kita merekayasa, berbohong, menipu rakyat kecil dan pada akhirnya kita sombong membunu orang yang tidak bersalah istrinya menjadi janda anak-anaknya menjadi fakir miskin. Dan Allah tidak buta selalu mendegar rintihan dan tangisan orang teraniaya - Allah pun pintar merekayasa hanya kulit pisang saja yang mengelincinkan kamu dan kamu jatuh. Tersiksa di penjara pangkat dan jabatanmu dipecat. Sekarang tinggal penyesalan , itulah balasan Allah bagi orang yang sombong dan membangga banggakan diri.

 

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top