Kupang, bkd.nttprov.go.id - Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki peran penting dalam penyelenggaraan pemerintahan di Indonesia. Untuk meningkatkan kompetensi dan integritas ASN, pemerintah menyelenggarakan Diklat Tugas dan Fungsi ASN.
Diklat ini bertujuan untuk membentuk dan mengembangkan kompetensi, integritas, serta profesionalisme ASN agar mampu menjalankan tugas pemerintahan secara optimal.Ā
Diklat Tugas dan Fungsi ASN memiliki beberapa manfaat, antara lain:
- Meningkatkan kompetensi dan integritas ASN
- Meningkatkan kualitas pelayanan publik
- Meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan
- Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah
Dengan demikian, Diklat Tugas dan Fungsi ASN merupakan investasi penting dalam pengembangan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
Sebagai pelayan publik ASN merupakan ujung tombak pelayanan Negara kepada masyarakat, bertugas memberikan pelayanan yang professional, berkualitas, cepat, adil dan berintegritas tinggi tanpa meminta imbalan, sesuai dengan amanat UU No. 20 Tahun 2023 yang mencakup fungsi pelaksana kebijakan publik, perekat pemersatu bangsa, sekaligus agen pembangunan yang harus melayani masyarakat dengan sikap seperti customer service professional dan memanfaatkan teknologi digital untuk efisiensi.
Sejalan dengan perkembangan jaman dan dalam rangka meningkatkan kompetensi, pemahaman, dan keterampilan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi ASN maka Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengadakan Pendidikan dan Pelatihan Tugas Pokok dan Fungsi (Diklat Tusi) bagi ASN yang dilaksanakan pada tanggal 20 - 21 November 2025 bertempat di Aula Fernandez lantai 4 Kantor Gubernur Provinsi NTT. Kegiatan diikuti oleh ASN BKD Provinsi NTT sebanyak 90 (sembilan puluh) orang. Kegiatan dibuka dengan resmi oleh Kepala Bidang Mutasi dan Pensiun Pegawai Ibu Maria Agnes Ina Odjan, S.S, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan Diklat Tusi ini adalah untuk mendorong dan mendukung peningkatan kompetensi ASN BKD Provinsi NTT.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber yang berkompeten yaitu Bapak Yosef Rasi, S.Sos., M.Si dengan judul materi āRencana Strategis BKD Provinsi NTT Tahun 2025-2026ā. Ibu Rizky Pradita Manafe, S.Psi.,M.Psi., PsikologĀ dengan judul materi āPeningkatan Motivasi Kerja dan Kebermaknaan Diriā. Bapak Pdt.Ā Johny Kilapong , M.Pd.,C.B.C.,C.L.S judul materi āMembangun Kepekaan Sosial dan Pelayananyang Berdampakā. Ibu Erna Rosani Nubatonis, S.Kom.,MT dengan judul materi āDari Meja ke Genggamanā.Ā Bapak Prof. Dr. Philiphi De Rozari, S.Si, M.Si. M.Sc., Ph.D dengan materi āPeluang Peningkatan SDM Aparatur Melalui Pendidikan Formal di Dalam dan Luar Negeriā.Ā
Kegiatan yang berlangsung di lantai 4 (empat) Aula Fernandez Kantor Gubernur NTT ini berjalan lancar dan disambuat dengan antusias oleh peserta diklat yang terlihat dari banyaknya pertanyaan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi diberikan kepada narasumber, semuanya dijawab dan bermuara pada ASN sendiri dalam meningkatkan kemampuan dalam memahami kebutuhan sosial, mengembangkan keterampilan dalam memberikan pelayanan yang ramah, dan jelas, membentuk perilaku pelayanan yang berdampak, menanamkan nilai ASN yang BerAKHLAK, dan memperkuat disiplin, etika dan budaya kerja berkinerja tinggi seiring perkembangan dan tuntutan jaman. Kegiatan Ā ditutup dengan resmi pada tanggal 21 November 2025 oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT Bapak Yosef Rasi, S.Sos.,M.Si dengan menekankan kepada seluruh ASN BKD melalui diklat ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, yang efisiensi dan efektivitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. ASN harus terus meningkatkan kompetensi dan integritas dalam menjalankan tugas dan fungsi. Pemerintah harus terus mendukung dan memfasilitasi peningkatan kompetensi dan integritas ASN. Diklat Tugas dan Fungsi ASN harus dijadikan sebagai salah satu program prioritas dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan demikian, kita dapat membangun NTT yang lebih baik.
BKD yes, Ayo Bangun NTT