03 Mar

Sosialisasi SPCP IPDN Di Kabupaten Manggarai

Ruteng, BKD.NTTPROV.GO.ID – Jumat, 20 Maret 2020, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan Sosialisasi Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN Tahun 2020 di SMA Negeri 1 Ruteng Anam. Dihadiri oleh oleh Kepala Sekolah SMA Negeri Ruteng Anam, Siswa Kelas XII dan beberapa guru, kegiatan dimaksudkan untuk mensosialisasikan tentang adanya pendaftaran IPDN dan peran Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan SPCP IPDN.

Dalam sambutannya Emanuel A. Wadur, S.Pd selaku Kepala Sekolah menghimbau dan mengusulkan agar setiap Kabupaten/Kota mempublikasi informasi  pendaftaran IPDN melalui spanduk atau banner pada fasilitas umum Kabupaten/Kota yang dapat terlihat jelas oleh masyarakat.

Mengingat pengalaman tahun lalu, masyarakat yang mengalami kendala pada saat pendaftaran biasanya datang ke Badan Kepegawaian Daerah setempat untuk mendapatkan informasi. Apabila ada permasalahan seperti ini, seyogyanya untuk difasilitasi dan didampingi melalui perangkat komputer yang ada pada kantor. “Selain itu kekuatan koneksi internet juga mempengaruhi proses registrasi yang dilakukan oleh masyarakat”. Ujar Kepala SMAN 1 Ruteng Anam.

Adapun materi sosialisasi yang disampaikan meliputi : Pendaftaran Penerimaan Calon Praja IPDN, Dasar Pelaksanaan SPCP, Maksud dan Tujuan Pelaksanaan SPCP serta Prinsip Pelaksanaan. Dalam kesempatan ini, penulis yang juga sebagai pemateri menyampaikan bahwa pendaftaran penerimaan Calon Praja IPDN Tahun 2020 dilakukan secara online dan terpusat melalui portal https://sscndikdin.bkn.go.id. Kemudian pendaftar melegkapi kelengkapan berkas pendaftaran melalui portal https://spcp.ipdn.ac.id dan setelah itu mengikuti langkah-langkah yang ditentukan.

Dasar Pelaksanaan SPCP IPDN adalah Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 16 Tahun 2019 tanggal 28 Maret 2019 tentang Prosedur Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN.

Maksud dan tujuan pelaksanaan seleksi penerimaan calon Praja IPDN adalah untuk menjaring calon Praja IPDN yang berkualitas dalam hal memiliki dasar pengetahuan dan keterampilan yang memadai, kesehatan diri yang prima, kemampuan psikologis diri yang mampu berkembang secara potensial, integritas dan kejujuran diri yang terpercaya, kemampuan berkomunikasi yang efektif, dan kesiapan untuk bekerja di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Prinsip pelaksanaan Untuk menjaring Calon Praja IPDN yang berkualitas, sistem seleksi penerimaan Calon Praja IPDN dilakukan secara jujur dalam keseluruhan tahapan seleksi, transparan terkait keseluruhan tahap dan informasi hasil tes kepada seluruh peserta tes dan masyarakat melalui media online, adil tanpa membedakan agama dan asal usul, akuntabel dalam arti keseluruhan hasil tes dapat dipertanggungjawabkan.

Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN tidak dipungut biaya, dan apabila terdapat pihak/oknum yang menawarkan jasa dengan menjanjikan untuk dapat diterima menjadi Calon Praja IPDN Tahun 2020 dan meminta imbalan tertentu, maka perbuatan tersebut adalah penipuan. Panitia penyelenggara seleksi tidak bertanggung jawab atas perbuatan pihak/oknum tersebut.

Sistem Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN dilakukan dengan sistem gugur pada setiap tahapan tes. Artinya, bagi peserta seleksi yang lulus pada setiap tahapan tes akan dipersilahkan mengikuti tahapan tes berikutnya.

Penulis : Fery Awang, S.Sos

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top