17 Jun 21

Soal Bicara Bahasa Inggris, Gubenur: Dengan Mengulang-Ulang, Kita Pasti Bisa!

Kota Kupang,  BKD.NTTPROV.GO.ID - Dalam kunjungan kerjanya ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Nusa Tenggara Timur pada hari Rabu, 9 Juni 2021, Gubernur Nusa Tengggara Timur, Bapak Viktor B. Laiskodat, berulang kali menggarisbawahi perlunya berbahasa Inggris. Penegasan itu disampaikan Gubernur baik pada arahan resmi maupun saat jamuan makan siang bersama para pejabat dan sejumlah ASN di lingkungan BKD.

Penegasan tersebut melanjutkan Pergub Nomor 56 Tahun 2018 dimana Gubernur menginstruksikan seluruh ASN untuk menggunakan Bahasa Inggris setiap hari. Dengan gaya khasnya, beliau mengatakan bahwa orang bisa berbahasa Inggris karena sering mengulang-ulang kata yang didengar atau dibacanya. “Jika mereka bisa, kita pasti bisa”, kata Gubernur memotivasi.

Untuk membiasakan berbicara Bahasa Inggris, Gubernur meminta dibuatkan perencaaan agar tahun depan bisa dilakukan pelatihan. “Karena berbicara itu skill, jadi harus diasah setiap hari”, kata Gubernur.

“Jangan pernah malu. Orang yang menertawakan kamu adalah orang yang akan gagal”, demikian Gubernur mendorong ASN yang hadir untuk berani berbahasa Inggris dan tidak takut salah. Menurut Gubernur, kita sulit berbahasa Inggris karena kita ingin sempurna, padahal itu bukan bahasa kita.

“Kalau kita menulis ada hukumnya (grammar), namun bahasa verbal itu tidak ada hukumnya. Karena itu, seperti di tempat lain ada versi Inggris Australia atau Inggris India, kita juga bisa pakai versi Inggris Kupang”, imbuh Gubernur. “Selama apa yang kita pikirkan dan sampaikan bisa dimengerti oleh lawan bicara, itu sudah cukup. That’s communication!”

“Bukan hanya bicara, tapi berpikir juga harus dalam Bahasa Inggris”, kata Gubernur memberikan tips sukses berbahasa Inggris. “Setiap bertemu orang, harus selalu ingin berbahasa Inggris”, lanjut Gubernur.

Di sela-sela jamuan makan, Gubernur juga menceritakan kisah seorang putri NTT yang dikirimnya ke North Eastern University, Boston-Amerika. “Dulu anak ini hanya bisa omong ‘yes’ dan ‘no’ saja”, kenang Gubernur. Namun saat ini, ia ditunjuk oleh kampusnya untuk memberikan speech pada acara wisuda (graduation ceremony). Sepanjang sejarah kampus tersebut, anak itu adalah orang Indonesia pertama yang menyampaikan speech di acara formal kampus.

“Itu karena kemauan saja”, kata Gubernur tegas. Sebagai provinsi pariwisata, selain hospitality harus excellent, kemampuan Bahasa inggris juga mesti mumpuni. Semoga kunjungan Gubernur menginjeksi spirit baru bagi ASN BKD agar mau dan berani berbahasa Inggris setiap hari.

 

Penulis : Wilfrid Kako Nono

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top