Penegasan tersebut melanjutkan Pergub Nomor 56 Tahun 2018 dimana Gubernur menginstruksikan seluruh ASN untuk menggunakan Bahasa Inggris setiap hari. Dengan gaya khasnya, beliau mengatakan bahwa orang bisa berbahasa Inggris karena sering mengulang-ulang kata yang didengar atau dibacanya. âJika mereka bisa, kita pasti bisaâ, kata Gubernur memotivasi.
Untuk membiasakan berbicara Bahasa Inggris, Gubernur meminta dibuatkan perencaaan agar tahun depan bisa dilakukan pelatihan. âKarena berbicara itu skill, jadi harus diasah setiap hariâ, kata Gubernur.
âJangan pernah malu. Orang yang menertawakan kamu adalah orang yang akan gagalâ, demikian Gubernur mendorong ASN yang hadir untuk berani berbahasa Inggris dan tidak takut salah. Menurut Gubernur, kita sulit berbahasa Inggris karena kita ingin sempurna, padahal itu bukan bahasa kita.
âKalau kita menulis ada hukumnya (grammar), namun bahasa verbal itu tidak ada hukumnya. Karena itu, seperti di tempat lain ada versi Inggris Australia atau Inggris India, kita juga bisa pakai versi Inggris Kupangâ, imbuh Gubernur. âSelama apa yang kita pikirkan dan sampaikan bisa dimengerti oleh lawan bicara, itu sudah cukup. Thatâs communication!â
âBukan hanya bicara, tapi berpikir juga harus dalam Bahasa Inggrisâ, kata Gubernur memberikan tips sukses berbahasa Inggris. âSetiap bertemu orang, harus selalu ingin berbahasa Inggrisâ, lanjut Gubernur.
Di sela-sela jamuan makan, Gubernur juga menceritakan kisah seorang putri NTT yang dikirimnya ke North Eastern University, Boston-Amerika. âDulu anak ini hanya bisa omong âyesâ dan ânoâ sajaâ, kenang Gubernur. Namun saat ini, ia ditunjuk oleh kampusnya untuk memberikan speech pada acara wisuda (graduation ceremony). Sepanjang sejarah kampus tersebut, anak itu adalah orang Indonesia pertama yang menyampaikan speech di acara formal kampus.
âItu karena kemauan sajaâ, kata Gubernur tegas. Sebagai provinsi pariwisata, selain hospitality harus excellent, kemampuan Bahasa inggris juga mesti mumpuni. Semoga kunjungan Gubernur menginjeksi spirit baru bagi ASN BKD agar mau dan berani berbahasa Inggris setiap hari.
Â
Penulis : Wilfrid Kako Nono