05 May

Sertifikasi ISO 9001:2015 Merupakan Syarat Mutlak Layanan Publik Pemerintah Provinsi NTT

Kupang, BKD.NTTPROV.GO.ID, Bertempat di Aula Fernandes Lantai 4 Gedung Sasando Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur sejak Selasa, 17 Maret 2020 sampai dengan Jumat, 20 Maret 2020 telah berlangsung kegiatan Bimtek Internal Audit SMM 9001:2015 Berbasis IEC/ISO 19011:2018 bagi para Calon Auditor Internal dari 39 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang berlangsung selama 4 (empat) hari ini dilaksanakan atas kerja sama antara Inspektorat Daerah Provinsi NTT dan Biro Organisasi Setda Provinsi NTT dengan Narasumber Bapak Ivar Kusradi, ST, M.Eng dari Mitra Sejati Fazahara (MSF) – Yogyakarta. Pesertanya adalah perwakilan ASN dari masing-masing OPD lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT diwakili oleh Nicolas J. R. Muni,SE, Leni M. F. Rosi,SE dan Tri Selan,S.Kom, M.Kom

Bimtek ini memiliki 4 (empat) goal yaitu: Calon Auditor memahami manajemen internal audit organisasi mulai dari perencanaan sampai verifikasi, Memahami identifikasi audit kesesuaian berbasis resiko dan peluang, Memahami mekanisme internal audit berbasis proses, dan Memahami identifikasi temuan dan membuat laporan audit serta mekanisme verifikasi tindakan perbaikan.

Dihari pertama kegiatan dimulai dengan acara pembukaan dari Inspektorat Daerah Provinsi NTT selaku panitia kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Narasumber Bapak  Ivar Kusradi, ST, M.Eng tentang Overview The QMS ISO 9001:2015 yang membahas tentang tahapan pelaksanaan sampai mendapat sertitikat ISO dimulai dari: Identifikasi Awal dan Sosialisasi, Gab Analisis, pelatihan, penyusunan, implementasi dan evaluasi, Audit Sertifikasi. Lebih lanjut, disampaikan juga Tujuh Prinsip ISO 9001:2015 adalah Fokus pada pelanggan, Kepemimpinan, Keterlibatan dan Kompetensi, Pendekatan Proses, Peningkatan dan Perbaikan, Informasi Pengambilan Keputusan, Hubungan Manajemen.  Pada prinsipnya ISO 9001:2015 berorientasi bukan pada hasil tetapi proses  yang lebih menjadi perhatian dan bukan bekerja bagi organisasi tetapi fokus pada terpenuhinya kebutuhan pelanggan.

Pada hari kedua, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Narasumber denga tema Sekilas SMM ISO 9001:2015 Berbasis Resiko (Risk Management Plan). Beliau menyampaikan bahwa terdapat 5 fungsi dan dimensi manajemen mutu: perencanaan, pemrorsesan, pengendalian, perbaikan dan peningkatan mutu dengan berbasis resiko. Mengapa perlu menerapkan ISO 9001:2015 karena manfaat penerapan seperti aspek konsisten pelaksanaan dan pengawasan, aspek pengendalian dan pencegahan. Akan ada kepercayaan pelanggan dan steakholder terhadap kinerja pemerintah Provinsi NTT yang bisa dicapai karena budaya kerja yang taat asas, Suasana kerja dengan komunikasi yang baik, bertanggungjawab dan aliran proses kerja  yang lancar.

Simulasi Audit dilanjutkan pada hari ketiga. Simulasi ini terdiri dari 2 sesi dimana pada sesi pertama, Nicolas J. R. Muni, SE dkk bertugas mengaudit Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT. Kemudian di sesi berikutnya Tim Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT berperan sebagai auditee yang diaudit oleh Auditor dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Dokumen-dokumen yang diperiksa dalam simulasi Audit tersebut adalah  Identifikasi isu-isu organisasi, Identifikasi Kebutuhan dan Harapan, Analisa SWOT, RMP (Risk Managemen Plan) serta Tim Mutu (Koordinator Mutu, Auditor Mutu Internal, dan Administrasi Mutu).

Dihari terakhir, bertempat di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT setiap Tim dari masing-masing OPD berkesempatan untuk mempresentasikan hasil Auditnya di hadapan peserta bimtek lainnya. Kegiatan berakhir pada pukul 16.00 WITA dan ditutup dengan acara penutupan oleh panitia dari Inspektorat Daerah Provinsi NTT. Dalam sambutannya, Inspektur Provinsi NTT Ruth D. Laiskodat,S.Si.,Apt.,MM mengatakan bahwa “Bimtek ISO 9001:2015 merupakan salah satu implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025 bahwa seluruh Instansi Pemerintah baik pusat maupun daerah perlu melaksanakan reformasi birokrasi dalam rangka mewujudkan tata kelola kepemerintahan yang baik. Pelayanan publik dari Pemerintah Daerah Provinsi NTT akan berstandar internasional ketika semua Perangkat Daerah (Dinas,Badan dan Biro) serta PKK dan Dekranasda Provinsi NTT sudah bersertifikat ISO 9001:2015, maka akan dengan mudah semua Perangkat Daerah, PKK dan Dekranasda Provinsi NTT bisa bekerja sama dengan pihak manapun termasuk lembaga Internasional karena kita diakui secara Internasional.”  

Penulis: Tri Selan

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top