06 Jun

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT : “Masih ada beberapa kendala teknis dalam mengoperasikan aplikasi PPK Online, untuk itu kami butuh pendampingan tambahan”

Kupang, BKD.NTTPROV.GO.ID-Bertempat di Kompleks Kantor Gubernur NTT ke-2 Gedung B lantai 3 di Jalan Basuki Rahmat No. 1 Kelurahan Naikolan, Kec. Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada hari Senin, 22 Juni 2020, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT kembali menugaskan 2 (dua) orang petugas yaitu Santa Anna Trihastuti, S.Kom., MIS (Pranata Komputer Muda) dan Periantu M. Sabuna, S.Kom (Calon Pranata Komputer), untuk melakukan pendampingan dan pelatihan aplikasi PPK Online di tengah pandemi Covid 19 bagi PNS di lingkungan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT.

Membuka kegiatan tersebut, Sekretaris PMD Bapak Drs. Yohakim Kotan menyampaikan bahwa dinas ini telah beberapa kali mendapat pendampingan pengoperasian aplikasi PPK Online, namun dalam prakteknya mereka masih menemui beberapa kendala teknis terkait pengisian riwayat jabatan dan pendidikan. Oleh karena itu, dinas ini masih memerlukan pendampingan teknis tambahan agar semakin paham dan terampil dalam mengoperasikan aplikasi ini.

Kegiatan yang dimoderatori oleh Bapak Drs. Thobias A. Mesakh (Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian) Dinas PMD tersebut, berlangsung cukup lancar diwarnai dengan sesi tanya jawab atau diskusi dan pemberian petunjuk langsung pengoperasian aplikasi dari petugas BKD kepada peserta melalui piranti yang digunakan oleh masing-masing peserta, baik berupa laptop maupun HP Android. 

Walaupun dibatasi oleh penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan wabah Covid-19, peserta tetap bersemangat mengikuti pelatihan tersebut. Hal ini nampak dari kesetiaan mereka dalam memperhatikan penjelasan yang disampaikan petugas tahap demi tahap serta dari variasi pertanyaan-pertanyaan yang mereka ajukan kepada petugas meski sebagian besar peserta menggunakan paket data pribadi untuk mengakses aplikasi PPK Online.

Di akhir sesi, salah satu peserta mengemukakan saran penggunaan aplikasi ini agar dapat dimanfaatkan untuk menilai kinerja Tenaga Honorer di Provinsi NTT, hal ini diharapkan bahwa para tenaga honorer juga mendapat penilaian kinerja secara obyektif dan transparan. Petugas menyampaikan bahwa saran tersebut akan disampaikan kepada pimpinan sebagai bahan masukan yang membangun. 

Penulis : Santa Anna Trihastuti


 

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top