16 Aug 21

Pembentukan Tim Efektif Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II & Sosialisasi Rancangan Proyek Perubahan Kepada Tim Efektif

BKD.NTTPROV.GO.ID - Senin, 16 Agustus 2021 Bertempat di Ruang Rapat Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah dilaksanakan Pembentukan Tim Efektif Dan Sosialisasi Rancangan Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II yang sedang diikuti Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT. Judul Proyek Perubahan adalah “Strategi Implementasi Penilaian Kompetensi ASN (SI PASTI) Berbasis CAT (Computer Assisted Test) Untuk Mendukung Sistem Merit di Lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur”. Acara tersebut dibuka dengan sambutan, arahan singkat dari Kepada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ibu Henderina S. Laiskodat, SP., M. Si kemudian dilanjutkan dengan pembentukan tim efektif dan pemaparan Rancangan Proyek Perubahan.  Pada Kegiatan sosialisasi  ini turut hadir sekretaris, para pejabat administratif, pejabat pengawas, pejabat fungsional tertentu serta pejabat fungsional umum lingkup Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT yang dilibatkan dalam tim efektif tersebut.

Kegiatan Sosialisasi Rancangan Proyek Perubahan ini berlangsung selama 90 menit (08:30 – 10:00).  Ibu Henderina S. Laiskodat, SP., M. Si sebagai projek leader yang sedang mengikuti diklat PIM Tingkat II memaparkan secara langsung Proyek Perubahan. Tujuan dipilihnya pokok pembahasan ini sebagai rancangan proyek perubahan sebagai bentuk upaya untuk membenahi semua elemen dalam penilaian kompetensi guna menyukseskan penerapan sistem merit di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, hal ini juga sebagai sebagai penjabaran dari visi dan misi Gubernur dan wakil gubernur Provinsi NTT dalam Mewujudkan reformasi birokrasi pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dalam pemaparannya Ibu Henderina S. Laiskodat, SP. M.Si juga menyampaikan isu yang diangkat dalam proyek perubahan ini adalah bagaimana implementasi penilaian kompetensi ASN dalam mendukung sistem merit  pada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sesuai dengan  kondisi saat ini seperti belum seluruh pejabat pelaksana terpetakan kompetensinya, Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT yang  Assessment Center Provinsi NTT yang terakreditasi A, dan tersedianya sarana prasarana serta dukungan SDM untuk pelaksanaan penilaian Kompetensi berbasis CAT. “selama ini melalui Sub Bidang Penilaian Kompetensi, kita sudah melakukan beberapa kali penilaian kompetensi, baik itu pemetaan pada Jabatan Pimpinan Tinggi, jabatan administrator, jabatan pengawas bahkan di BKD sudah dilaksanakan penilaian kompetensi bagi staf, jabatan fungsional umum, kita sudah mendapatkan hasilnya, selanjutnya pemberian feedback, dan juga apa langkah-langkah ke depannya perlu dirumuskan sehingga hasil penilaian ini dapat bermanfaat baik bagi pengembangan individu, organisasi dan pemerintah provinsi Nusa Tenggara Timur” tegasnya.  Ia menambahkan “setidaknya target dari kegiatan dapat tercapai yakni terwujudnya ketersediaan dan penempatan sumber daya aparatur daerah sesuai dengan kompetensi dan kebutuhan organisasi dalam hal ini terwujudnya pengembangan kompetensi” lanjutnya.

Dalam kesempatan ini juga Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Bapak Octa Grandi F. Anggi SH, mengapresiasi rancangan proyek perubahan yang diusung oleh Ibu Henderina menurut beliau isu yang diangkat dalam proyek perubahan ini sangat cocok dengan kondisi birokrasi di Pemerintahan Provinsi Nusa Tenggara Timur “saya melihat ini isue yang menarik, setidaknya punya manfaat dan dampak yang langsung dirasakan dalam upaya pengembangan kompetensi ASN, menurut saya materi ini dapat juga digunakan dalam sosialisasi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya agar setiap stakeholder memiliki pemahaman yang sama terkait upaya peningkatan kompetensi ASN” tegasnya.

Dalam kegiatan Sosialisasi Rancangan Proyek Perubahan dalam lingkup Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT ini tim merumuskan, merekomendasi beberapa hal terkait dengan rancangan proyek perubahan yang sudah dipaparkan. Ada beberapa tambahan substansial guna menyempurnakan materi, sebelum melakukan sosialisasi ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Penulis : Stepan Kewaama

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top