Pembekalan Maba Fakultas Pertanian Undana, Henderina Laiskodat : Latar Belakang & Identitas Kita Tidak akan dilihat oleh masyarakat tapi bagaimana kita bermanfaat bagi mereka, itu yang dituntut

BKD.NTTPROV.GO.ID- Kota Kupang, Fakultas Pertanian Universitas Nusa Cendana (FAPERTA UNDANA) baru saja menyelenggarakan pembekalan kepada mahasiswa baru dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKBMB) pada Kamis, 11 Agustus 2022.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 443 orang mahasiswa baru Fakultas Pertanian Undana Kupang. Tampak wajah antusias dari para mahasiswa baru, dengan penuh semangat meneriakkan yel-yel kebanggaan mereka sebagai mahasiswa baru Faperta Undana. Antusiasme ini hadir, selain karena merasakan kebahagiaan tersendiri karena berhasil masuk menjadi keluarga besar Faperta Undana Kupang, semangat itu juga datang dari rasa ingin tahu mereka untuk bertemu dan mendengar cerita sukses dari para alumni Faperta yang diundang secara khusus oleh Dekan Faperta, Dr. Ir. Muhammad S.M. Nur, M.Si. Tentunya ini akan menjadi salah satu motivasi besar dari para mahasiswa baru, sebagai modal mereka dalam merajut mimpi lewat Faperta Undana.

Adapun dalam kesempatan ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (BKD Provinsi NTT), Henderina Sintiche Laiskodat, SP, M.Si, yang merupakan salah satu alumni Faperta Angkatan 1990, diundang untuk dapat berbagi cerita sukses dan perjuangannya menjadi alumni Faperta dalam dunia kerja pasca selesainya masa Pendidikan di bangku perkuliahan.

Tentunya tidak hanya Henderina Laiskodat yang diundang dalam kesempatan ini, tapi juga alumni lainnya dari berbagai sektor diantaranya Sylvia R. Peku Djawang, SP, MM (Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Alumni Faperta  Angkatan 1987), Sapta P. Rohi, SP, MM (Kepala Bank BNI, Alumni Faperta Angkatan 1989), Muhammad Nasyaruddin, SP (Kepala Bank Bukopin Kupang, Alumni Faperta Angkatan 1989), Melinda Moata, SP, M.Sc, Ph.D (Wadir Bidang Kerjasama Politani Negeri Kupang, Alumni Faperta Angkatan 1995), Dr. Eng.Magfira Syarifuddin, SP., M.Si (Dosen Politani Negeri Kupang, Alumni Faperta Angkatan 2001), Ody Adrianus Mesa YTR,SP (Wiraswasta Hebat Founder OCD Lasiana, Ody Adrianus Mesa YTR,SP, Alumni Faperta Angkatan 1988) dan Gestianus Sino, SP (Wiraswastawan Muda Founder GS. Organik, Alumni Faperta Angkatan 2004).

Turut hadir mendampingi Kepala BKD Provinsi NTT, Dekan Faperta Undana, Dr. Ir. Muhammad S.M. Nur, M.Si., yang bertindak sebagai moderator. Dalam pengantarnya, Dekan Faperta menyampaikan terima kasih atas nama Lembaga kepada Henderina Laiskodat, selaku Kepala BKD Provinsi NTT yang telah meluangkan waktu di tengah kesibukan untuk dapat hadir memberikan motivasi kepada mahasiswa baru. Ini adalah pengalaman berharga bagi mahasiswa baru dan menegaskan kepada semua yang hadir bahwa alumni Pertanian dapat masuk ke sektor apa saja, yang penting mempersiapkan diri sejak dini, sehingga siap ketika kesempatan itu datang.

Dalam kesempatan ini Henderina Laiskodat membawakan materi Peluang Kerja Sarjana Pertanian di Sektor Pemerintah dan Non Pemerintah. Dalam materi ini, sang senior atau yang lebih akrab dipanggil kaka Ina, ingin agar para juniornya untuk memiliki motivasi tersendiri guna mendongkrak semangat belajar mereka selama di bangku Pendidikan. Ia sadar betul bahwa kesuksesan ia dan semua alumni yang ada, semata-mata hanya berasal dari kerja keras dan ilmu yang mereka dapatkan di bangku Pendidikan, sehingga ia tidak mau juniornya ini menyia-nyiakan waktu belajar mereka yang sangat berharga untuk kegiatan-kegiatan yang kurang berguna bagi mereka di masa depan kelak.

Dalam materi itu, Henderina Laiskodat mengajak para mahasiswa baru untuk melihat angka serapan alumni Pertanian di bidang Pemerintahan maupun Non Pemerintahan. Yang tentunya membuka mata para mahasiswa baru, bahwa peluang kerja bagi mereka terbuka lebar hanya bagi yang siap untuk bersaing di dunia kerja. Berbagai data dan informasi disampaikan, mulai dari keadaan PNS Provinsi NTT saat ini, kriteria untuk menjadi seorang ASN, alasan pertanian menjadi sektor penting dalam pembangunan di Provinsi NTT dan informasi lainnya yang menegaskan bahwa Sarjana Pertanian sangat dibutuhkan dalam mendukung program pembangunan di Provinsi NTT maupun di Negara ini.

Akhir sesi materinya, Henderina Laiskodat mengajak mahasiswa baru untuk memiliki motivasi tinggi untuk berhasil, bukan hanya berhasil di dunia Pendidikan namun yang terpenting berhasil di dunia kerja. “Keberhasilan di bangku Pendidikan akan menentukan dari titik mana kita akan berbaur dalam pengabdian ilmu kepada masyarakat” ucapnya, diselingi senyum tipis khas Henderina sambil menyemangati juniornya.

“Di tengah Masyarakat nanti setelah selesai studi, latar belakang dan identitas kita tidak akan dilihat oleh masyarakat tapi bagaimana kita bermanfaat bagi mereka, itu yang dituntut. Setidaknya latar belakang dan identitas kita dengan motivasi yang benar akan membantu kita untuk menjawab semua tuntutan masyarakat.” Lanjut Henderina, diikuti dengan anggukan optimis dari para mahasiswa baru, seolah-olah ingin menyampaikan ke senior mereka bahwa kami siap, menapaki jalan kalian para senior, dan bukan tidak mungkin akan melampaui apa yang sudah dicapai seniornya saat ini.

Acara ditutup dengan pemberian sertifikat oleh Dekan dilanjutkan dengan menyanyikan bersama MARS Faperta Undana Kupang. Mars dinyanyikan secara lantang oleh para mahasiswa dan alumni, “ …… Kami catur civitas FAPERTA inzan kampus berbudi luhur Kami saling mendukung, saling bekerja sama ‘tuk kejayaan FAPERTA selamanya Kami saling mendukung, saling bekerja sama ‘tuk kejayaan FAPERTA selamanya “. Ada rasa optimis di sana, untuk saling mendukung dan bekerjasama demi Negeri tercinta. Itulah Faperta, kampus dengan sejuta kenangan bagi alumninya. Dengan tatapan optimis kepada mahasiswa baru Faperta di depannya dan kenangan dibina serta digembleng dengan keras, alumni Faperta itupun menutup sesinya dan pamit dengan sejuta kenangan yang tak akan mungkin dilupakan. 

 

Penulis : Guido EL Joacim Laga, SSTP, M.Si
Asesor SDM Aparatur Muda