Pulau Semau, BKD.NTTPROV.GO.ID - Otan adalah nama sebuah Desa yang terletak di Pulau Semau Kecamatan Semau Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sebagian Penduduk Desa bergerak dibidang Pertanian dan Nelayan. (Sumber Wikipedia).
Sebagai idola tempat wisata baru Pulau Semau banyak menyajikan pesona alam yang sayang untuk tidak dinikmati diantaranya Pantai Uinian, Pantai Liman, Pantai Onanbalu, Pantai Uimake, Pantai Uitiuhtuan dan Pantai Otan. Belum lagi dengan keunikan Kolam Ui’ Simu di Desa Otan dimana terdapat 12 (duabelas) ekor Penyu yang hidup bebas di dalam air. Airnya yang jernih dan pepohonan yang tumbuh mengililingi kolam menambah teduh suasana alam.
Desa Otan memiliki beberapa tempat wisata yang belum banyak diketahui oleh pelancong baik dari dalam maupun dari Luar Kota Kupang. Salah satunya adalah indahnya pesona Pantai Otan yang terletak tak jauh dari pemukiman warga setempat. Pantainya yang belum tercemar dan dihiasi bentangan pasir putih seperti salju dan warna air yang kebiru- biruan melukis langit menambah nilai esksotik tersendiri ketika Anda menikmati keindahan alam yang disiapkan Sang Pencipta. Hembusan angin dan suara gemuruh ombak membawa saya dalam suasana takjub akan indahnya ciptaan Yang Maha Kuasa.
Tak hanya alam, ramahnya penduduk Otan juga terasa lekat dipikiran Penulis, Sehingga pengalaman menginap semalam sangat terkenang. Walau hanya sekedar merebahkan badan dari padatnya kegiatan seharian. Rumah Bapak Yohanes contohnya. Bersama Kaka Ucup, Kaka Goris dan Kaka Primus tepat Pukul 22.00 WITA kami tiba di rumah Bapak Yohanes diantar oleh salah seorang warga yang kata Bapak Yohanes itu adalah seorang Aparat Desa Otan. Bapak Yohanes tinggal sendirian sejak istri tercinta meninggal 5 (lima) tahun silam. Ketiga anaknyapun sudah menikah dan tinggal jauh di Kupang. Memang sedih seakan masuk dalam cerita hidup Bapak Yohanes tapi penulis juga merasa bangga karena ditengah kesendiriannya Ia mampu mengerjakan segala pekerjaan rumah termasuk berkebun dan melaut sebagai pekerjaan sehari- hari seperti pada umumnya masyarakat Desa Otan. Namun perkenalan dan bercerita tentang keberadaan penduduk Pulau Semau sesekali tentang sejarah tak berlangsung lama kerana matapun tak mengijinkan kami untuk lebih lama bercerita disebabkan lelahnya manampung lelahnya perjalanan dan keindahan Pulau Semau.
Keesokan harinya kami dibangunkan dengan merdunya kicauan burung ditengah sepinya suasana pagi hari di pedesaan dan wangi segelas kopi pagi yang disuguhkan keluarga Bapak Yohanes sebagai warisan leluhur yang masih terpelihara dengan baik. Dengan menambah energi baru untuk melanjutkan kegiatan dihari itu penulis bersama ketiga rekan yang lain bergegas menuju tempat kumpul untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Pantai Otan. Tak sempat puas menikmati indahnya Pantai Otan kami pun harus bergegas untuk pulang kembali ke Kota Kupang melalui Pelabuhan Hansisi dan hanya untuk sekedar menghirup udara segar dan mengenal kamipun meniatkan untuk mampir ke Kolam Ui’ Simu yang menurut Bapak Yohanes “Ui” berarti Ubi Hutan dan “Simu” berarti Air.
Bersama rombongan Tim Bimtek Penerapan Teknologi Informasi Lingkup Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT kamipun beranjak dari Desa Otan dengan rasa penasaran seakan tak percaya kalau waktu pulang sudah tiba.
penulis : Karel Eben Umbu Kaballu, S.STP