05 May

KETIKA PARA PENILAI KOMPETENSI MENINGKATKAN KOMPETENSI

BKD.NTTPROV.GO.ID, Hari itu Rabu, 11 Maret 2020 hujan baru saja berhenti dan segarnya aroma pagi memenuhi ruangan berukuran 15 x 20 meter di Hotel Sasando Kupang. Ini bukan tentang peringatan kejadian surat sakti yang terjadi 54 Tahun lalu, ini tentang para penilai kompetensi manajerial Provinsi Nusa Tenggara Timur yang ingin mengembangkan kompetensinya lewat pengembangan intrumen penilaian. Pagi itu 08.00 WITA, Ruang Marungga 2 Hotel Sasando dipenuhi panitia, peserta dan narasumber Bimbingan Teknis Pengembangan Metode / Instrumen Uji Kompetensi Bagi Asesor SDM Aparatur Lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Acara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Henderina S. Laiskodat, SP, M.Si dan dihadiri oleh Narasumber dari Pusat Pengembangan Kompetensi ASN  Badan Kepegawaian Negara, Jules Sibarani, S. Sos, M. Si berlangsung penuh semangat. Lagu Indonesia Raya berkumandang di awal acara dan doa penuh harap agar kegiatan boleh berlangsung seturut kehendak Tuhan menyempurnakan jalannya acara pembukaan. 

“Tujuan dilakukannya kegiatan ini adalah agar para Asesor semakin kompeten, professional dan berkinerja” kata Kepala BKD Provinsi NTT dalam sambutannya. Menurutnya, peningkatan kompetensi, profesionalisme dan kinerja secara terus menerus adalah hal yang mutlak diperlukan bagi para asesor dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai penilai kompetensi manajerial dalam setiap pelaksanaan seleksi jabatan pimpinan tinggi maupun pemetaan jabatan, baik dalam lingkup Pemerintah Provinsi NTT maupun pemerintah kabupaten / kota dan user lainnya yang membutuhkan layanan Assessment Center Provinsi NTT.

Hampir seluruh Asesor SDM Aparatur milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur hadir dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut. Tak ubah teman yang saling berbagi cerita, materi-materi terkait Penyusunan Instrumen Penilaian, Jabatan Fungsional Asesor dan Kompetensi Strategis Asesor SDM Aparatur tersaji dalam suasana interaktif namun penuh informasi dan hal-hal baru yang dipelajari. Keterlibatan para asesor dalam mengajukan pertanyaan, berdiskusi dan presentasi hasil diskusi menjadi catatan tersendiri. Mereka mengajukan materi uji kompetensi yang selama ini sudah digunakan oleh Assessment Center Provinsi NTT untuk dibedah bersama dalam rangka menyempurnakan instrument uji kompetensi yang dimiliki Assessment Center Provinsi NTT. Ada beberapa catatan kritis yang diberikan oleh para narasumber, namun pada umumnya para narasumber juga memberikan catatan positif terkait metode dan simulasi yang dibuat oleh Asesor SDM Aparatur Provinsi NTT. 

Hal yang selalu menarik adalah ketika tiba sesi “peregangan”. Di saat itulah lagu-lagu seperti “dj you know I’ll go get” dari Simple Funky yang sudah digubah oleh Pekanbaru Remix hingga “Dendang Dikideng” Alfred Gare ft. Pax Group dari Maumere bergetar membahana. Instruktur gerak yang spontan namun professional dari BKD Provinsi NTT maupun dari Asesor SDM Aparatur tampil memandu jalannya sesi “peregangan”. Semua bergoyang pinggul dari gerakan ke kiri dan ke kanan, turun naik hingga gerakan memutar yang dijamin sangat efektif mengusir rasa jenuh dan kantuk. Ini menjadi penyemangat yang membuat tiga hari seakan berlalu sangat cepat.

Hingga sore itu, ketika bayang senja hendak menjemput malam pada Jumat, 13 Maret 2020 tepatnya pada pukul 16.15 WITA acara penutupan digelar. Kepala Bidang Pengembangan Pegawai pada Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT, Drs. Naftaly S. Huky, M. Pub. Pol yang menutup kegiatan itu mengucapkan terima kasih untuk keterlibatan semua pihak. Baik dari BKN Pusat yang telah menularkan ilmunya untuk para asesor SDM Aparatur Provinsi NTT, para asesor yang begitu antusias sebagai peserta kegiatan dan juga kepada pantia yang menggelar kegiatan ini dengan baik. Ia menyakini perlunya dilakukan Bimtek lanjutan untuk para asesor yang bersifat tematik per simulasi termasuk pemberian feedback. Hal ini diamini oleh sebagian besar asesor peserta bimtek yang menulis dalam Online Survey Kegiatan Bimtek Pengembangan Metode Uji Kompetensi Assessor SDM Aparatur bahwa perlu dilakukan bimtek lanjutan pada tahun-tahun yang akan datang.

Kegiatan itu telah berakhir, tidak pernah terbayang bahwa setelah kegiatan Bimtek Pengembangan Metode Uji Kompetensi ini akan ada serangan Pandemik Covid-19 yang mengubah sistem kerja pemerintahan dan kondisi kemasyarakatan hingga saat ini. Meskipun demikian, semangat peningkatan kompetensi telah ditaburkan. Semoga semangat itu menggerakan, menumbuhkan dan memberikan pengaruh.

* Sebuah Catatan Pinggir Bimtek Pengembangan Metode Uji Kompetensi  Bagi Asesor SDM Aparatur Provinsi NTT

Penulis: Unun F. Akoli (Bidang Pengembangan BKD Provinsi NTT)

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top