06 Jun

Hidupkan Kembali Nilai-Nilai Luhur Pancasila

Kota Kupang, BKD.NTTPROV.GO.ID Sudah beberapa bulan ini, Dunia diguncangkan dengan wabah virus Corona yang telah menelan ratusan ribu nyawa manusia dari seluruh dunia. Virus ini mulai muncul dan menjadi wabah pada Desember 2019 di negara China, kemudian merebak di berbagai negara sehingga WHO mendeklarasikannya sebagai pandemic global. Indonesia juga menjadi salah satu negara yang ikut menderita dari wabah virus ini. Tidak hanya nyawa manusia, virus ini juga berdampak besar pada perekonomian negara, ditandai dengan lumpuhnya sektor pariwisata dan hiburan, yang berimbas pada bertambahnya pengangguran. Virus ini juga mengganggu dunia pendidikan bahkan tempat-tempat ibadah terpaksa ditutup guna memutus penyebaran virus ini. Melihat perkembangan wabah Novel Coronavirus (Covid-19) harus disadari bersama bahwa bencana non alam ini bukan masalah yang sederhana. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya guna menangani masalah ini.

Bertepatan dengan hari lahir Pancasila pada 1 Juni 2020, kehadiran virus corona ini semakin menambah deretan permasalahan dalam bangsa ini, yang senantiasa datang silih berganti mencoba mengguncang keharmonisan dan keutuhan negara yang telah dijaga selama kurang lebih 75 tahun ini oleh para anak bangsa. Disini kekompakan serta jiwa nasionalisme setiap anak bangsa diuji, untuk dapat terus saling bahu membahu membawa bangsa ini keluar dari bencana menuju kepada kesejahteraan bersama yang selama ini dicita-citakan. Persatuan yang kokoh dari semua elemen bangsa menjadi modal utama dalam mengatasi masalah ini. Diperlukan kerjasama seluruh pihak, termasuk semua anak bangsa dimanapun berada, untuk bersatu dan memerangi wabah ini guna melindungi masa depan dari negara yang kita cintai ini. Tentunya Pancasila yang telah diwariskan oleh Presiden I kita, Ir. Soekarno, dapat menjadi oase bagi segenap anak bangsa, guna menjadi penyegar kembali, kekuatan baru, penyemangat di kala persatuan mulai goyah, perpecahan mulai menyebar dan keinginan untuk menghancurkan negara ini sudah mulai sering diperdengarkan. Wabah virus corona maupun permasalahan bangsa lainnya mestinya menjadi momen bersatu bagi seluruh komponen bangsa. Keterbatasan Infrastruktur, alat deteksi virus maupun fasilitas lainnya di negara kita bukan menjadi alasan kita pasrah dengan keadaan dan mulai saling menyalahkan satu sama lain. Yang perlu dilakukan saat ini ialah saling membesarkan jiwa dan memotivasi untuk optimis. Pancasila yang kita rayakan hari ulang tahunnya ini, juga selalu menyerukan semua elemen bangsa untuk bersatu, saling bahu membahu dalam menghadapi setiap permasalahan.

Nusa Tenggara Timur patut berbangga karena Pancasila merupakan buah pemikiran dan permenungan dari Presiden I kita, Ir. Soekarno saat dibuang ke Ende sebagai tahanan politik dari para penjajah. Di Ende, nilai luhur Pancasila tumbuh subur dari nilai keberagaman dan  kesederhanaan masyarakat Ende yang menunjukkan bahwa kesederajatan dalam perbedaan dan  keanekaragaman merupakan nilai humanisme yang universal. Soekarno menyadari bahwa Nilai-nilai ini dapat mempersatukan dan menjamin kelanggengan NKRI sebagai warisannya kepada anak cucu tercinta.

Presiden Soekarno adalah visioner bangsa, dalam permenungannya yang dalam, ia memiliki dugaan akan adanya ancaman pemecah keutuhan NKRI di masa depan, dan hal ini benar adanya. Dimana mana kita mendengar adanya gerakan-gerakan anti Pancasila yang merebak di beberapa tempat di negeri ini. Untuk itu, nilai luhur Pancasila perlu diterapkan kembali dalam kehidupan Rakyat Indonesia.

Disinilah Pancasila hadir guna mengeliminasi kekhawatiran kita dengan merosotnya jiwa patriotisme di kalangan generasi muda penerus bangsa dan juga ancaman disintegrasi bangsa yang semakin nyata di depan kita. Dengan mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan memeluk dan menjalankan ibadah sesuai dengan kepercayaan masing-masing, mengakui persamaan derajat tanpa membeda-bedakan, meningkatkan persatuan, kesatuan dan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi dan golongan, mengutamakan musyawarah untuk kepentingan bersama serta mengembangkan sikap adil terhadap sesama, semua pihak dapat ikut andil dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara kita.

Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno pernah berujar, “Kita butuh revitalisasi dan reinternalisasi nilai-nilai Pancasila di masyarakat, agama, dan budaya Indonesia yang berbhineka”. Maka dari itu ujaran Soekarno ini wajib dicermati, direnungkan dan dilaksanakan   dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. Karena penetapan Pancasila sebagai idelogi tunggal bangsa Indonesia merupakan keputusan para pendiri bangsa yang sudah final-mengikat demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, di bawah kepemimpinan Ibu Henderina Sintiche Laiskodat, SP, M.Si, sebagai salah satu Perangkat Daerah di bumi FLORES, SUMBA, TIMOR, ALOR DAN LEMBATA (FLOBAMORATA) tercinta, juga ikut merayakan hari lahirnya Pancasila dan mengajak semua elemen bangsa untuk kembali mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila yang perlu dihidupkan lagi oleh semua anak bangsa, sebagai bekal menghadapi kesulitan dan tantangan hidup selama ini. Ucapan hari lahirnya Pancasila dikemas dalam video singkat yang diperankan oleh ASN Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur guna ikut menyemarakkan hari lahirnya Pancasila. Simak Video melalui link : Nilai-Nilai Luhur Pancasila | Badan Kepegawaian Daerah Prov. NTT serta persembahan lagu oleh  V.G. BKD Provinsi NTT - Pancasila Rumah Kita (Cover)

Semoga dapat dinikmati dan kemudian dapat bersama-sama menjadi agen penyebar nilai luhur Pancasila kepada semua anak bangsa.

PESAN dalam rangka hari lahirnya Pancasila, 1 Juni 2020

Hidup tak selamanya berjalan mulus,
sesuai dengan apa yang kita impikan.

Perlu persimpangan, masalah bahkan air mata,
agar kita dapat lebih bijaksana,
dapat bekerja keras dengan kekuatan kita
dan menjalin persatuan
guna bersama-sama keluar dari permasalahan yang ada.

Soekarno telah menunjukkan,
bahkan di saat yang paling hina dan terhimpitpun,
asalkan dilandasi dengan ucapan syukur dan hati yang ikhlas,
maka masalah apapun dapat terlewati.

Nusa Tenggara Timur patut berbangga!
Karena telah menunjukkan indahnya keberagaman yang
berjalan secara sederajat tanpa membeda-bedakan

sebagai dasar lahirnya Pancasila.

Mari rapatkan kembali barisan,
dalam menghadapi permasalahan bangsa dan negara
serta tegakkan kembali pancasila sebagai pedoman kehidupan
berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia.

SELAMAT MERAYAKAN HARI LAHIRNYA PANCASILA, 01 JUNI 2020

 

Penulis : Guido El Joacim Laga, SSTP, M.Si
               (Assessor SDM Aparatur Muda) 

 

#BKDNTT #NILAILUHURPANCASILA #HARILAHIRPANCASILA #01JUNI2020

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top