03 Mar

“Guru Tidak Hanya Seorang Pendidik Tapi Juga Seorang Motivator”, Sebuah Kesan Berharga Dari Kegiatan Sosialisasi SPCP IPDN Di Kabupaten Alor

Alor, BKD.NTTPROV.GO.IDSeperti pada tahun-tahun sebelumnya pembukaan penerimaan sekolah kedinasan biasanya dimulai pada awal bulan April, karena itu Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT merasa penting  untuk memberikan informasi serta pemahaman yang lebih baik kepada para siswa SMA di seluruh Provinsi NTT terutama siswa-siswi yang duduk dik Kelas XII agar dapat mempersiapkan diri dengan baik jika berminat untuk melanjutkan pendidikan pada sekolah kedinasan yang dikelola oleh Kementerinan/Lemabaga Non Kementerian yang  memilki keunggulan lebih antara lain, biaya pendidikan yang lebih murah bahkan cenderung  gratis serta memiliki peluang kerja yang lebih terjamin karena biasanya akan langsung diangkat menjadi ASN saat menamatkan pendidikan.

Beberapa sekolah kedinasan misalnya Institut Perguruan Tinggi Negeri (IPDN) yang dikelola oleh Kementerian Dalam Negeri; Politeknik Keuangan Negara STAN yang dikelola oleh Kementerian Keuangan; Sekolah Tinggi Intelijen Negara atau STIN , sebuah perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Badan Intelijen Negara, Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG), Perguruan Tinggi Kedinasan di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika; Politeknik Transportasi Darat STTD yang berada dibawah tanggung jawab Kementerian Perhubungan melaksanakan penerimaan untuk seleksi secara online dan terpusat yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui portal https: www.sscasn.bkn.go.id. Maksud dari diadakannya penerimaan secara online adalah agar semua informasi terkait dengan tahapan seleksi yang ada dilakukan dan hasil tes dilaksanakan dengan transparan, dapat dipertanggungjawabkan serta dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat. Namun sayangnya informasi yang berharga seperti ini kurang sampai ke masyarakat kita yang ada di daerah apalagi bagi mereka yang minim sarana/prasarana yang berhubungan dengan internet.

Jumat, 13 Maret 2020 bertempat di Ruangan Aula SMA Negeri 1 Kalabahi Kabupaten Alor, BKD Provinsi  NTT melaksanakan kegiatan Sosialisasi Seleksi Calon Praja/Taruna/Mahasiswa Kedinasan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperluas penyebaran informasi terkait sekolah-sekolah kedinasan terutama tentang Seleksi Penerimaan Calon Praja  IPDN (SPCP IPDN) serta untuk mendorong minat putera-puteri asal Provinsi NTT untuk ikut mendaftar pada sekolah kedinasan .  Disamping ikut mendaftar, sosialisasi kali ini juga dimaksudkan agar para siswa memperoleh informasi yang cukup dalam mempersiapkan diri untuk menghadapai tahapan seleksi yang ada.  

Bapak Kasianus M. Kwure, S.Ag sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum pada SMA Negeri 1 Kalabahi saat menerima kami petugas yang datang di ruang kerjanya merasa sangat senang karena kesempatan yang berharga adalah ini baru pertama kali di sekolah ini. “Saya pribadi dan atas nama sekolah serta mewakili Kepala Sekolah yang sedang bertugas di luar daerah sangat berterima kasih karena petugas dari BKD Provinsi NTT mau datang ke sekolah kami untuk membagikan informasi yang sangat berharga untuk anak-anak kami. Semoga dengan kegiatan ini, keterwakilan putra/putri dari Kabupaten Alor terutama sekolah ini menjadi Praja IPDN menjadi lebih banyak ”, ujar Bapak Kasianus. “Minggu ini semua SMA di Kabupaten Alor sedang melaksankan Ujian Akhir Sekolah bagi siswa-siswi Kelas XII, oleh karena itu jadwal ujian yang sudah ada tidak dapat kami ubah lagi”, kata Pak Kasianus. “Tapi saya akan berusaha supaya kegiatan sosialisasi ini tetap bisa kita laksanakan setelah ujian selesai hari ini”, tambah Pak Kasianus. Di sela-sela waktu saat berbincang-bicang dengan petugas, sambil menunggu bel berbunyi sebagai tanda berakhirnya ujian hari itu, Bapak Kasianus meminta beberapa guru untuk mengumumkan ke ruang-ruang kelas agar para siswa tidak langsung pulang ketika ujian berakhir. Beliau juga secara pribandi mencoba melakukan kontak dengan HP untuk mengundang beberapa sekolah yang berada di dalam kota Kalabahi (berdekatan dengan SMA Negeri 1 Kalabahi) namun karena semuanya sedang melaksanakan Ujian Akhir Sekolah sehingga tidak dapat mengirimkan pelajarnya. “Semoga waktu antara jam 11.30 siang sampai dengan jam 12.30 siang bisa kita gunakan untuk kegitatan sosialisasi ini. Hari Jumat adalah hari pendek karena jam sekolah hanya sampai dengan jam 12 siang, karena di sekolah ini kita sudah menerapkan belajar 5 hari dalam seminggu (Senin-Jumat)”, sambung Beliau.  

Saat bel berbunyi tanda waktu ujian telah selesai, para siswa berhamburan keluar ruangan dan langsung berlari menuju gerbang sekolah untuk segera pulang. Bapak Kasianus segera bergegas ke arah gerbang sekolah dan berusaha membujuk para siswa agar segera ke aula sekolah untuk mengikuti kegiatan sosialisasi. Sebagian besar siswa tidak mengindahkan ajakan Beliau, hanya sebagian kecil yang dengan tertib berjalan ke arah tangga untuk menuju Aula Sekolah di Lantai 2 sekolah ini.  

Ada rasa kuatir yang petugas rasakan saat itu. Apakah kegiatan sosialisasi ini akan batal dilaksanakan, jika para siswa tidak ada yang ingin mengikutinya? Mungkin yang ada dipikiran sebagian besar siswa yang tidak mau hadir adalah karena ujian akhir sekolah sudah selesai dan saat ini mereka hanya ingin merdeka dan bebas karena selama seminggu harus bergelut dengan ujian? Atau mungkin juga mereka berpikir untuk urusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi itu urusan kemudian, yang jelas saat ini mereka telah selesai ujian dan ingin segera pulang untuk bersantai. Semua pikiran itu muncul seketika di benak petugas melihat situasi yang terjadi siang itu. Hanya kesan terharu yang muncul ketika petugas melihat Pak Kasianus dengan sabar membujuk para siswa untuk tidak pulang. Semua yang dilakukan oleh beliau hanya semata-mata demi keberhasilan anak didiknya, bukan karena kepentingan pribadi.

Setelah petugas melihat beberapa siswa sudah ada di dalam ruangan, petugas mengajak Bapak Kasianus untuk segera memulai acara sosoialisasi ini. Dalam arahan pembukanya Bapak Kasianus M. Kwure, S.Ag menyampaikan terima kasih kepada para siswa yang mau mengikuti sosialisasi ini. “Mungkin ini cara Tuhan lewat bapak-bapak yang datang dari BKD Provinsi NTT untuk menyampikan informasi berharga buat anak-anak yang hadir saat ini”, ujar Pak Kasianus. Lanjut Pak Kasianus, “Nasib seseorang ke depan hanya Tuhan yang tahu, mungkin saja dari anak-anak yang hadir saat ini ada yang lulus seleksi untuk menempuh pendidikan di IPDN dan menjadi sorang ASN,  calon pemimpin di daerah ini kelak. Oleh karenanya simak baik-baik semua informasi yang dibagikan oleh bapak-bapak dari BKD Provinsi NTT ini dan mulailah mempersiapkan diri dengan baik jika berniat melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan seperti IPDN. Semoga kalian semua menjadi orang-orang yang sukses serta membanggakan keluarga dan daerah yang tercinta ini dan juga sekolah ini”. Sebuah kesan berharga yang penulis dapat dari seorang guru saat itu. Guru bukan hanya seorang pendidik tetapi juga seorang motivator yang tidak bosan-bosannya mendorong anak didiknya agar mejadi orang yang berhasil.

Materi yang disampaikan dalam acara Sosialisasi SPCP IPDN tahun 2020 adalah materi yang telah dipersiapkan dan seragam untuk semua kabupaten/kota di Provinsi NTT.  Adapun materi terkait SPCP IPDN kali ini antara lain : Persyaratan Umum, Alur pendaftaran, cara mendaftar, tahapan seleksi dan lain-lain. Petugas juga menyampaikan kepada para siswa agar belajar yang tekun dan selalu menjaga kesehatan fisik dan mental untuk meraih kesuksesan dalam mengikuti seleksi Calon Praja IPDN.

Walaupun hanya dihadiri oleh 28 orang siswa, namun dengan berbesar hati petugas berharap agar peserta yang hadir saat ini dapat menjadi penyambung lidah bagi teman-teman mereka yang tidak hadir atau juga teman lain serta keluarga. Para siswa yang mengikuti sosialiasi ini juga memberikan perhatian dengan baik. Beberapa orang siswa mengajukan pertanyaan tentang bagaimana kiat-kiat mengikuti seleksi calon Praja IPDN pada setiap tahap, terutama dalam melakukan latihan sendiri untuk menjaga kebugaran fisik dan kesehatan. Pada kesempatan ini petugas juga mengingatkan agar para siswa menyiapkan segala dokumen yang diperlukan dengan baik saat melengkapi berkas ketika mendaftar sehingga tidak menimbulkan kesalahan yang menyebabkan gagal pada tahap registrasi.

Di akhir kegitan sosialisai ini petugas juga memberikan salinan materi sosialisasi, Brosur IPDN, serta video Profil Kampus IPDN kepada pihak sekolah agar dapat diberikan kepada siswa yang tidak sempat mengikuti kegiatan sosialisasi ini atau yang membutuhkan informasi terkait Seleksi Calon Praja/Taruna/Mahasiswa Kedinasan. Tidak lupa petugas juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kasianus M. Kwure, S.Ag dan guru-guru yang ada di SMA Negeri 1 Kalabahi atas segala bantuan dan kerjasama yang telah diberikan demi terselanggarakannya kegiatan sosialisasi ini.

Penulis : Jusuf E. Otemusu (Kepala Sub Bidang Sistem Informasi Pegawai) 
Foto Dokumentasi : Soleman Natonis

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top