06 Oct 21

Gaungkan Penilaian Kompetensi, AC Pemeritah Provinsi NTT Jalin Kemitraaan Dengan Beberapa Lembaga Lokal

BKD.NTTPROV.GO.ID - Kepada tim efektif Proyek Perubahan dalam rangkan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Henderina S. Laiskodat, SP.M.Si jelaskan pentingnya membangun kemitraan dengan lembaga-lembaga terkait untuk tidak saja mendukung proyek perubahan yang sedang ia jalankan, tetapi juga untuk mendorong terbentuknya public trust terhadap proses penilaian kompetensi yang selama ini telah dilaksanakan oleh Assessment Center BKD Provinsi NTT.

Sebagaimana kita ketahu, penilaian kompetensi melalui Assessment Center merupakan sebuah metode yang telah lama berkembang didunia manajemen SDM. Namun demikian proses tersebut sebagaimana diamini oleh semua yang berkecimpung pada dunia ini sebagai yang proses yang paling riil memberikan gambaran terkait individu tetapi juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Untuk menjembatani kebutuhan dan pemenuhan dari aspek regulasi, maka banyak lembaga mengambil langkah strategis untuk mempercepat sembari tidak mengorbankan kualitas metode tersebut.

Dilingkungan pemerintahan, upaya untuk membawa metode penilaian kompetensi tumbuh seiring dengan tuntutan perkembangan manajemen SDM yang mendunia. Demikianpun Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, berupaya memberi jawaban terhadap tantangan tersebut dengan pengembangan dalam pelaksanaan penilaian kompetensi sesuai dengan prinsip Assessment Center.

Henderina menjelaskan bahwa: “Upaya yang dilakukan dalam proyek perubahan yang diambilnya adalah upaya untuk mendorong peningkatan profesionalisme jabatan dan mewujudkan rencana suksesi (succession planning) yang objektif, terencana, terbuka, tepat waktu dan akuntabel, sehingga dapat memperkuat dan mengakselerasi penerapan Sistem Merit di lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur”.

Penilaian kompetensi sebagaimana menjadi bagian dari upaya akselerasi di atas telah dilaksanakan untuk para pejabat Pengawas, pejabat Pelaksana dan pejabat Fungsional Tertentu lingkup Biro Sekretariat Daerah. Yang kemudian diikuti dengan analisis pengembangan kompetensi dan tindaklanjutnya oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD).

Dr. Keron Ama Petrus, SE,MM, kepala BPSDMD Provinsi NTT, dalam webinar tindaklanjut hasil penilaian kompetensi khusus untuk kompetensi Inisiatif mengungkapkan rasa terimakasih atas proses yang telah berlangsung, sehingga BPSDMD memiliki data yang semakin komprehensif untuk pengembangan SDM Aparatur lingkup pemerintah provinsi NTT. Lebih lanjut beliau mengatakan :”Kami mendukung proses ini untuk terus dilanjutkan dan BPSDM siap menindaklanjuti penilaian kompetensi untuk pengembangannya melalui workshop, seminar, webinar, bimtek, dll”

Senada dengan Dr. Keron, Prof. Fred L. Benu, Rektor Universitas Nusa Cendana, memberikan dukungan penuh terkait penggunaan Assessment Center dalam pengembangan kompetensi SDM Aparatur. “Assessment Center Provinsi NTT bermitra baik dengan UNDANA. Kami menggunakan fasilitas dan mekanisme yang ada untuk pemilihan kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (BAUK) pada tahun 2020”

Dukungan yang Prof. Benu katakan bukan hanya karena ia telah mengenal proses yang telah berlangsung pada Assessment Center Provinsi NTT dan jalinan Kerjasama yang ada tetapi lebih kepada upaya pemenuhan kewajiban pemerintah terhadap regulasi yang ada. Namun demikian, ia menitipkan pesan agar pemerintah provinsi perlu mensosialisasikan kepada semua stakeholder yang ada dan untuk pengembangannya kedepan.

Demikianpun beberapa pimpinan lembaga memberikan dukungan terkait akselerasi penilaian kompetensi yang menjadi tema besar proyek perubahan pada pelatihan kepemimpinan nasional yang diikuti Kepala BKD Provinsi NTT. Dukungan senada dengan kedua pimpinan lembaga di atas diamini juga oleh Direktris LSM PIAR, Sarah Lerry Mboeik dan instansi pusat lainnya seperti LAN, KemenPAN-RB dan BKN.

Penulis : JB Avodius Kapa (Assessor SDM Apratur Ahli Pertama)

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top