05 Oct 21

FGD Pemaparan Hasil Penilaian Kompetensi Secara Virtual

BKD.NTTPROV.GO.ID - Senin, 20 September 2021 Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ibu Henderina S. Laiskodat, SP., M. Si memaparkan Hasil Penilaian Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural Berbasis CAT bagi Pejabat Pengawas, Pelaksana dan Jabatan Fungsional Tertentu Lingkup Sekretariat Daerah Provinsi NTT. Kegiatan Pemaparan Hasil Penilaian Kompetensi ini dilakukan secara virtual dengan metode Focus Group Discussion (FGD). Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala BKD Provinsi NTT Ibu Henderina S. Laiskodat, SP., M.Si, sebagai narasumber yang dipandu oleh moderator Bapak Guido El Joacim Laga, S.STP, M.Si turut hadir dalam kegiatan ini 7 (tujuh) Kepala Biro lingkup Setda Provinsi NTT yang terdiri dari Kepala Biro Umum, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Administrasi Pimpinan, Kepala Biro Organisasi, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Kepala Biro Pemerintahan, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT, Pejabat Struktural BKD Provinsi NTT serta tim penilai kompetensi (assesor/psikolog) Provinsi NTT.

Teknis pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam 2 (dua) sesi yaitu, sesi pertama adalah Pemaparan Hasil Penilaian Kompetensi secara umum dan diskusi bersama para pimpinan perangkat daerah dan sesi kedua adalah penyampaian hasil penilaian kompetensi kepada para pimpinan perangkat daerah lingkup Setda Provinsi NTT yang dilakukan secara tertutup oleh tim penilai (assesor). Di awal paparan umumnya Kepala BKD Provinsi NTT Ibu Henderina S. Laiskodat, SP., M. Si sekali lagi menegaskan bahwa pelaksanaan penilaian kompetensi ini dilakukan berdasarkan amanat Undang-Undang ASN Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS, Permenpan RB tentang Pedoman Penyusunan Standar Kompetensi Manajerial PNS dan Peraturan Gubernur  Nusa Tenggara Timur nomor 65 Tahun 2021 tentang Standar Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural ASN Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.  Sejauh ini Pemerintah Provinsi NTT baru melakukan penilaian komptensi bagi 87 orang Pimpinan Tinggi Pratama, 501 orang Pejabat Administrator, 998 Pejabat Pengawas dan 273 orang Pejabat Pelaksana.

Berdasarkan hasil pantauan tim media terkait gambaran umum pemaparan Kepala BKD Provinsi NTT, hasil penilaian kompetensi pejabat pelaksana dan jabatan fungsional tertentu lingkup Setda Provinsi NTT, untuk pemetaan diperoleh 36% dengan kategori optimal, 33% cukup optimal dan 31% kurang optimal sedangkan untuk proyeksi hasil penilaian satu jenjang diatasnya 8% memenuhi syarat, 35% masih memenuhi syarat, 57% kurang memenuhi syarat. Hasil tersebut masih terdapat gap kompetensi untuk masing-masing kompetensinya dan yang menjadi perhatian bagi para pimpinan perangkat daerah adalah kompetensi adaptasi terhadap perubahan (Atp) – 41% dan inisiatif (Ini) -35% sehingga perlu ditindak lanjuti dengan pemberian feedback dan juga melakukan pengembangan kompetensi. Selanjutnya hasil penilaian pemetaan dan proyeksi kompetensi pejabat pengawas lingkup Setda Provinsi NTT, untuk pemetaan diperoleh 54% dengan kategori optimal, 34% cukup optimal dan 12% kurang optimal sedangkan untuk proyeksi hasil penilaian satu jenjang diatasnya 18% memenuhi syarat, 32% masih memenuhi syarat, 50% kurang memenuhi syarat. Hasil tersebut masih terdapat gap kompetensi untuk masing-masing kompetensinya dan yang menjadi perhatian bagi para pimpinan perangkat daerah adalah kompetensi mengelola perubahan – 28% dan orientasi pada hasil -26% sehingga perlu ditindak lanjuti dengan pemberian feedback dan juga melakukan pengembangan kompetensi. “ini merupakan tugas dari bapak/ibu perangkat daerah bagi ASN yang kurang berkompeten harus dilakukan pengembangan kompetensi, sejauh ini saya sudah bersurat ke Kepala BKPSDMD untuk melakukan kegiatan pengembangan secara virtual webinar dan juga bapak/ibu perlu mengalokasikan anggaran untuk pengembangan” tegas Henderina S. Laiskodat, SP., M. Si.

Dalam kesempatan ini juga para pimpinan Kepala Biro lingkup Setda Provinsi NTT memberikan apresiasi kepada Kepala BKD Provinsi NTT, tim assessor yang telah melakukan penilaian kompetensi berbasis CAT bagi pejabat pengawas, pelaksanan dan JFT di masing-masing biro yang mana hasil ini sangat membantu para pimpinan untuk mengetahui kompetensi staf agar dapat memberikan feedback, maupun metode pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan individu, hal ini disampaikan oleh Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT Bapak George M. Hadjo, SH dalam sesi diskusi “Pertama saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Kepala BKD dan teman-teman assessor yang telah membantu kami melakukan assessmen bagi staf” selanjutnya,  “hasil assessmen nanti akan menjadi acuan saya dalam melakukan eksekusi dan perbaikan dalam berbagai hal yang diperlukan dalam membangun kerja di Biro Umum” tegasnya. Hal senada juga disampaikan pimpinan Kepala Biro Setda Provinsi NTT lainnya. Selanjutnya Kepala BKD Provinsi NTT Ibu Henderina S. Laiskodat, SP., M. Si yang juga selaku narasumber pada kegiatan diskusi ini menutup sesi pertama pemaparan hasil secara umum dan dilanjutkan sesi kedua pemaparan hasil penilaian individu kepada masing-masing pimpinan Kepala Biro Setda Provinsi NTT yang dilakukan secara virtual dan bersifat tertutup.

 

Penulis: Stepan Kewaama Ruron, M. Psi

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top