13 Oct 21

BPSDMD Pemprov NTT Langsung Tindaklanjuti Hasil Penkom Staf Setda

Bkd.nttprov.go.id - Tidak lama setelah pelaksanaan penilaian kompetensi terhadap staf pelaksana dan JFT (jabatan fungsional tertentu) lingkup Setda Pemprov NTT, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi NTT langsung menindaklanjuti hasilnya.

Tindak lanjut tersebut dilakukan secara bertahap dalam bentuk seminar virtual (webinar) sebanyak dua kali. Pertama pada Jumat, 18 September 2021, BPSDMD Provinsi NTT menyelenggarakan webinar bertema “Pengembangan Kompetensi Inisiatif bagi Pejabat Pelaksana dan Fungsional Tertentu Lingkup Sekretariat Daerah Provinsi NTT.” Lalu kedua dilangsungkan pula pada Senin, 21 September 2021 dengan tajuk “Pengembangan Kompetensi Adaptasi terhadap Perubahan bagi Pejabat Pelaksana dan Fungsional Tertentu Lingkup Sekretariat Daerah Provinsi NTT.”

Kedua webinar tersebut diikuti oleh hampir semua staf pelaksana dan pejabat fungsional tertentu lingkup Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, juga oleh beberapa ASN dari perangkat daerah lain.

“Kegiatan ini bertujuan agar ASN di lingkup Pemprov NTT, memperbaiki, menyempurnakan kinerja pelayanan kepada publik. Dapat meningkatkan kualitas pribadi dan berdampak pada perbaikan pelayanan publik di tempat kerja kita masing-masing,” tutur Kepala BPSDMD Provinsi NTT, Dr. Keron Ama Petrus saat membuka kegiatan webinar pada Jumat, 18 September 2021.

Sementara Kepala BKD Provinsi NTT, Henderina S. Laiskodat, SP, M.Si yang hadir sebagai pembicara dalam kedua webinar tersebut menekankan pentingnya pengembangan kompetensi bagi para ASN terutama kompetensi inisiatif dan mengelola perubahan. Hal tersebut berpangkal pada rata-rata Job Person Match (JPM) hasil penilaian kompetensi terhadap staf dan JFT di lingkungan Setda Pemprov NTT yang memperlihatkan gap besar untuk kedua kompetensi tersebut.

‘Jadi Bapak/Ibu sekalian, rata-rata gap terbesar itu ada pada kompetensi Adaptasi terhadap Perubahan yaitu -41% dan yang kedua adalah kompetensi Inisiatif sebesar -35%. Saya tidak terlalu heran dengan hasil ini. Lihat saja progres pengisiann PPK Online, setelah TPP tidak terima baru mulai ada inisiatif untuk isi,” tegas Ibu Henderina.

Di akhir pemaparannya pun Ibu Henderina menyampaikan bahwa tujuan akhir dari semua proses ini adalah manajemen talenta dan sistem merit di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT. Selain itu ia juga memperkenalkan brand Assessment Center BKD Provinsi NTT, “ASN Berkompeten, NTT Maju.”

Selain Kepala BPSDMD dan Kepala BKD Provinsi NTT, yang menjadi narasumber dalam kedua webinar tersebut adalah 4 (empat) widyaiswara dari BPSDMD Provinsi NTT.

Saat webinar pertama terkait pengembangan kompetensi Inisiatif, berperan sebagai narasumber Baswara Anindita, ST., M.Si, Widyaiswara Muda, dengan makalah berjudul “Perubahan Pola Pikir (Mindset) dan Pengembangan Potensi Diri. Sementara Hengky J. Hailitik, S.Sos., M.Pd, seorang Widyaiswara Pertama, menyajikan materi bertajuk “Inovasi Sektor Publik.”

Dalam webinar kedua, terkait pengembangan kompetensi Adaptasi terhadap Perubahan, hadir sebagai pemateri, Wilhelmus Dwi Soge, SE., MT, Widyaiswara Madya, dengan makalah berjudul “Manajemen Perubahan Organisasi.” Kemudian Widyaiswara Madya lainnya, Ir. Raden Agung Eko Pitono, MT. memaparkan materi “Aksi Perubahan Kinerja Organisasi.”

 

Penulis : Luis Aman

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top