27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dikukuhkan dan dilantik kembali dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama oleh Penjabat Gubernur NTT

Kota Kupang, www.bkd.nttprov.go.id – Penjabat Gubernur Nusa Tenggara Timur Ayodhia G. L. Kalake, baru saja melakukan pelantikan dan pengukuhan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama pada Rabu, 27 Maret 2024 di Aula Fernandez Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur. Penjabat Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Kosmas D. Lana, SH, M.Si. Pelantikan dan Pengukuhan ini sebagai tindaklanjut atas Uji Kompetensi yang telah dilaksanakan pada Bulan Januari lalu.

Uji Kompetensi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi NTT kepada 27 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini, telah mendapatkan rekomendasi pelaksanaan dan pelantikan baik dari Komisi Aparatur Sipil Negara, Badan Kepegawaian Negara dan Menteri Dalam Negeri. Uji Kompetensi ini dilaksanakan pada 9 Januari sampai dengan 15 Janauri 2024.

Uji Kompetensi dilaksanakan oleh Panitia Seleksi yang beranggotakan Kosmas D. Lana, SH, M.Si, selaku Ketua Panitia Seleksi, Prof. DR. Alo Liliweri, MS selaku Sekretaris Panitia Seleksi serta 5 orang anggota Panitia Seleksi yaitu masing-masing : H. Sumasna, ST, MUM (Pansel eksternal saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Barat), Prof. Ir. Fredrik Benu, Ph.D, Dr. Ahmad Atang, M.Si, Dr. Yulius Yasinto, SVD., M.A, M.Sc., Dr. Fritz Oscar Fanggidae, M.Si, MEP.

Dari 27 Pejabat yang diundang, terdapat 19 Pejabat yang dimutasi, sedangkan sisanya 8 Pejabat dikukuhkan kembali dalam jabatan. Henderina S. Laiskodat, SP, M.Si, yang selama kurang lebih 4 Tahun 8 bulan memimpin Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT dengan segudang prestasi dan inovasi, dipercayakan untuk memimpin Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Adapun jabatan Kepala BKD dipercayakan kepada Yosef Rasi, S.Sos. M.Si, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Henderina Si. Laiskodat, SP, M.Si yang diangkat sebagai Kepala BKD Provinsi NTT dengan Keputusan Gubernur Nomor BKD. 013.1/I/207/PK-JS/VII/2019 tanggal 26 Juli 2019, telah memberikan banyak capaian prestasi yang tidak hanya berguna bagi unit kerjanya, tapi juga memberikan dampak lebih luas kepada Pemerintah Provinsi NTT, diantaranya yaitu Meningkatnya Nilai Reformasi Birokrasi, SAKIP, Sistem Merit, Indeks Pengisian JPT, NSPK Manajemen ASN, Akreditasi A untuk assessment Center, Mendapatkan BKN award untuk kategori Penilaian Kompetensi, tidak tanggung-tanggung juara 5 sampai dengan 2 Nasional didapatkan secara konsisten pada Tahun 2020, 2022 dan 2023. Selain itu, perubahan besar-besaran dalam manajemen kepegawaian seperti peralihan proses kenaikan pangkat dari manual digantikan dengan aplikasi SI ASN, Manajemen Kinerja dari manual digantikan dengan aplikasi SI KINERJA, Manajemen Cuti dari Manual digantikan dengan Aplikasi SIPCuti, Penilaian Kompetensi dari Manual digantikan dengan Aplikasi ACCAT, Pendaftaran seleksi JPTP, Permohonan Rekomendasi Gubernur, Pengurusan Angka Kredit Jabatan Fungsional, Lapor kematian ASN yang semuanya sudah menggunakan bantuan teknologi agar lebih efektif dan efisien dalam pelaksanaannya. Dalam menjaga kualitas kerja di BKD, juga disertifikasi dengan ISO 9001:2015, ISO 27001:2013 dan ISO 37001:2016, selain itu untuk meningkatkan performa kerja dan menjamin hak intelektual atas ciptaan yang dibuat oleh ASN BKD Provinsi NTT, maka telah diupayakan juga untuk mendapatkan Hak Kekayaan Inteletual dari Kementerian Hukum dan HAM, diantaranya yaitu Maskot SIPASTI (2022), Mars BKD (2022), Jinggle BKD (2023), Logo Assessment Center (2023), Aplikasi SIKINERJA (2023), Aplikasi SIP CUTI (2023) dan terakhir adalah Aplikasi CAT Assessment Center (2024). Dari prestasi ini, diharapkan yang bersangkutan dapat memberikan performa yang sama atau bahkan lebih baik di Unit kerjanya yang baru.

Lebih lanjut, Ruth Diana Laiskodat, S.Si., Apt., MM kali ini kembali dimutasi menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Nusa Tenggara Timur, bertukar posisi dengan drg. Iien Adriany, M.Kes, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Nusa Tenggara Timur.

George M. Hadjoh, SH, Kepala Biro Umum dipromosi menjadi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, menggantikan Dra. Hildegardis Bria Seran yang dimutasi menjadi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan. Adapun Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan sebelumnya, Drs. Kanisius H.M. Mau, M.Si, juga ikut dimutasi menjadi Kepala Dinas Sosial.

Kepala Kesbangpol Provinsi NTT Ir. Yohanes Oktovianus, MM, dimutasi untuk mengisi Jabatan lowong, yaitu Kepala Dinas Peternakan. Begitupun DR. Drs. Yusuf Lery Rupidara, M.Si, dipromosi menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Jabatan baru pemekaran dari Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi) dan yang terakhir mengisi jabatan lowong yaitu Dra. Flouri R. Wuisan, MM, yang dilantik dalam jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Selain itu, terdapat 2 dari 3 jabatan Staf Ahli Gubernur yang diisi, diantaranya : Linus Lusi, S.Pd, M.Pd yang menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian dan Pembangunan dan Drs. Petrus Seran Tahuk yang dilantik sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Pemerintahan.

Saling bertukar posisi juga terjadi pada jabatan lainnya, sebut saja Ir. Maksi Yaen Erich Nenabu, MT yang dimutasi menjadi Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, tempat saudara Drs. Petrus Seran Tahuk sebelumnya. DR. Drs. Zet Libing, M.Si dimutasi menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, tempatnya akan ditempati oleh Noldy Hosea Pellokila, S.Sos, MM, di Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Ambrosius Kodo, S.Sos, MM, dilantik dalam jabatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tempatnya digantikan oleh Ir. Cornelis Wadu, M.Si. Sylvia Ratnawati Peku Djawang, SP., dilantik dalam jabatan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Pecahan dari dinas induk, Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi). Terakhir Drs. Marsianus Jawa, M.Si, dimutasi menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Selain mutasi, Ayodhia juga mengukuhkan 8 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dalam Jabatannya masing-masing yaitu Dra. Bernadeta Meriani Usboko, M.Si, Semuel Halundaka, S.IP, M.Si, Viktorius Manek, M.Si, Ondy Christian Siagian, SE, M.Si, Alexon Lumba, SH, M.Hum, Prisila Q. Parera, SE, Drs. Doris Alexander Rihi, M.Si dan Odermaks Sombu, S.H, M.A, M.H.

Untuk Video pelaksanaan Pengukukan dan Pelantikan yang dilaksanakan secara Live Youtube dapat dilihat pada link berikut ini https://www.youtube.com/watch?v=wgMoTjBELVo

*Penulis : Guido El Joacim Laga, SSTP, M.Si (Asesor SDM Aparatur Muda)