Posted by: BKD PROV NTT
0 comments
03 Mar

Kota Kupang, BKD.NTTPROV.GO.ID – Lembaga anti rasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meluncurkan Kegiatan Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) pada tanggal 28/2/2014 lalu seperti dilansir kopsurgah.kpk.go.id. Kegiatan ini bertujuan untuk mengawasi pemerintah daerah.

Kota Kupang, BKD.NTTPROV.GO.ID – Lembaga anti rasuah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meluncurkan Kegiatan Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) pada tanggal 28/2/2014 lalu seperti dilansir kopsurgah.kpk.go.id. Kegiatan ini bertujuan untuk mengawasi pemerintah daerah.

Posted by: BKD PROV NTT
0 comments
03 Mar

BKD.NTTPROV.GO.ID – Alasan efisiensi anggaran dan efektifitas pelayanan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah melakukan restrukturisasi organisasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Semula Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) berjumlah 49 menjadi 39 OPD. Hal ini berdampak pada beberapa OPD yang harus melebur atau merger dengan OPD lain.

BKD.NTTPROV.GO.ID – Alasan efisiensi anggaran dan efektifitas pelayanan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur telah melakukan restrukturisasi organisasi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Semula Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) berjumlah 49 menjadi 39 OPD. Hal ini berdampak pada beberapa OPD yang harus melebur atau merger dengan OPD lain.

Posted by: BKD PROV NTT
0 comments
03 Mar

BKD.NTTPROV.GO.ID – Sarung atau sarong merupakan busana khas masyarakat Indonesia. Tatkala Belanda memijakan kaki di Nusantara, busana seperti celana panjang, rok dan sebagainya mulai diperkenalkan meskipun masih untuk kalangan terbatas. Sesunggugnya, sarung memiliki sejarah yang panjang sebelum menjadi busana masyarakat Indonesia.  Sarung berasal dari negeri Yaman dan masuk ke Indonesia melalui para pedagang Arab dan India sekitar pada abad 14. Di negeri asalnya, sarung disebut  futah.

BKD.NTTPROV.GO.ID – Sarung atau sarong merupakan busana khas masyarakat Indonesia. Tatkala Belanda memijakan kaki di Nusantara, busana seperti celana panjang, rok dan sebagainya mulai diperkenalkan meskipun masih untuk kalangan terbatas. Sesunggugnya, sarung memiliki sejarah yang panjang sebelum menjadi busana masyarakat Indonesia.  Sarung berasal dari negeri Yaman dan masuk ke Indonesia melalui para pedagang Arab dan India sekitar pada abad 14. Di negeri asalnya, sarung disebut  futah.

Back to top