10 Oct

Bupati Ende: Banyak Yang Dipanggil Tetapi Sedikit yang Dipilih

Ende, BKD.NTTPROV.GO.ID – Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara memberi harapan baru dalam pengelolaan ASN untuk menghasilkan ASN yang kompeten, handal dan kompetitif melalui manajemen ASN berbasis sistim merit. 

Sistim merit diterapkan dalam berbagai aspek pengelolaan kepegawaian termasuk pengangkatan seseorang untuk menduduki dalam jabatan tertentu. 

Berkenaan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Ende bekerjasama dengan Assessment Center Provinsi Nusa Timur untuk melaksanakan  Seleksi Terbuka 11 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP)  yang lowong.

Adapun jabatan yang lowong adalah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Keuangan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Gergorius Babo, S.Kom selaku Pejabat Pengawas/Pengendali assessment menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ende yang telah mempercayakan Assessment Center Pemerintah Provinsi NTT untuk melaksanakan Penilaian Kompetensi Manajerial. 

Lebih lanjutnya, dikatakannya, Tim Penilai Kompetensi Manajerial bekerja secara profesional, independen dan bebas dari intervensi dari pihak manapun. 

Ia menambahkan metode yang digunakan adalah Assessment Center yang diyakini hasilnya lebih akurat daripada metode lain karena melibatkan multi assessor, multi simulasi, dan multi sumber daya.

Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Ende, Djafar H. Ahmad, Senin (7/10/2019), bertempat di Aula Kantor Bupati. 

Dalam arahan singkatnya, Sekda menyampaikan terimakasih atas kesediaan Tim Assessor yang berkenan untuk melaksanakan tes kompetensi manajerial. 

Ia mengingatkan para peserta untuk fokus dan mengikuti seluruh proses seleksi ini dengan sungguh-sungguh.

Seleksi JPTP kali ini diikuti sebanyak 57 peserta untuk mengisi 11 ‘kursi’ (jabatan) yang lowong. Pada kesempatan itu, Bupati Ende berujar, “Banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”
 
Assementer Center Provinsi NTT menurunkan tim  sebanyak 13 orang terdiri dari Gergorius Babo, S.Kom (Pejabat Pengawas/Pengendali), Guido El Joachim L. Laga, SSTP, M.Si (Administrator), Rizky P. Manafe, S.Psi, M.Psi (Psikolog), Mieke A. Tallo, S.Pd (Assessor), Yuliana Ratu, S.Psi (Assessor), Aventus Melkiades Reme, S.Fil (Assessor), Agustinus W. S. Tokan, SSTP, MM (Assessor),  Eston Yohanes Koehua SH (Assesor), Johanes B. A. Kapa, S.Fil (Assessor), Maria Y. S. Kiak, S.Kom, M.I.T (Assessor), Krisantus O. P. N. Metboki, S.Fil (Assessor), Crescentia Y. Assan, ST, MM (Assessor) dan Maria Peni Lelang Wayan, S.Kom (Minlap). 

Kegiatan berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 06 – 12 Oktober 2019 bertempat di Kantor Bupati Ende. Para assessor akan menguji peserta dengan berbagai metode atau simulasi Assessment Center.*

Tim Seleksi JPTP Kabupaten Ende

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top