Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Pembinaan Rohani Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Anggota KORPRI lingkup Pemerintah Provinsi NTT pada Jumat, 21 Maret 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara luring bertempat di Aula El Tari Kantor Gubernur NTT, serta disiarkan secara live streaming melalui channel YouTube BKD Provinsi NTT, sehingga dapat diikuti oleh ASN di seluruh perangkat daerah maupun Unit Kerja baik di Kota Kupang maupun luar Kota Kupang.
Pembinaan rohani ini mengangkat tema “Ketahanan Mental dan Spiritual, Kunci Menjadi ASN yang Tangguh dan Inspiratif”, yang dinilai sangat relevan dengan tantangan birokrasi dan dinamika pelayanan publik saat ini. Tema tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara profesionalitas kerja dengan kekuatan mental dan spiritual sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh ASN lintas agama yang tergabung dalam KORPRI Pemerintah Provinsi NTT. Melalui pembinaan rohani gabungan ini, BKD Provinsi NTT menunjukkan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia aparatur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, etika, serta ketahanan mental dan spiritual yang kuat.
Empat rohaniwan dari berbagai latar belakang agama hadir memberikan siraman rohani dan refleksi spiritual. Untuk umat Islam, renungan disampaikan oleh Bapak Arifin Sobar, SH., MH., yang menekankan pentingnya keikhlasan, amanah, dan tanggung jawab moral dalam setiap pelaksanaan tugas ASN. Ia mengingatkan bahwa ketahanan mental lahir dari niat yang lurus dan kedekatan kepada Tuhan, sehingga ASN mampu bekerja dengan jujur, adil, dan konsisten dalam melayani masyarakat.
Dari unsur Gereja Katolik, Romo Amandus Ninu, Pr. menyampaikan pesan tentang panggilan pelayanan sebagai wujud iman dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan bahwa ASN adalah pelayan publik yang dipanggil untuk menjadi teladan melalui sikap rendah hati, kerja yang tulus, dan komitmen terhadap kebenaran. Menurutnya, spiritualitas yang kuat akan membentuk karakter ASN yang tangguh menghadapi tekanan kerja dan berbagai tantangan birokrasi.
Sementara itu, renungan rohani bagi umat Hindu disampaikan oleh Anak Agung Semara Putra, S.Ag. Dalam pesannya, ia mengajak ASN untuk senantiasa menjaga keseimbangan antara pikiran, perkataan, dan perbuatan sesuai dengan nilai-nilai dharma. Ketahanan mental, menurutnya, dapat terwujud ketika ASN mampu mengendalikan diri, bekerja dengan penuh kesadaran, serta menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab sosial dalam setiap peran yang diemban.
Dari agama Kristen Protestan, firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Venty Nalle-Sutrisno, S.Th. Ia menekankan bahwa ASN yang inspiratif adalah mereka yang mampu menjadi terang dan garam di lingkungan kerja. Ketangguhan mental dan spiritual akan menolong ASN untuk tetap berintegritas, tidak mudah menyerah, serta mampu membawa pengaruh positif bagi rekan kerja dan masyarakat luas.
Kegiatan pembinaan rohani ini juga dimeriahkan dengan puji-pujian yang dibawakan oleh PS. KORPRI Provinsi NTT. Penampilan paduan suara tersebut menambah suasana khusyuk dan memperkuat pesan persaudaraan lintas iman yang menjadi ciri khas KORPRI di Provinsi NTT.
Acara dipandu oleh MC Mita Hurek Making, yang dengan pembawaan yang hangat dan tertib berhasil mengarahkan seluruh rangkaian kegiatan sehingga berjalan dengan lancar, tertib, dan penuh makna. Baik peserta yang hadir langsung maupun yang mengikuti melalui live streaming tampak antusias dan mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh perhatian.
Melalui penyelenggaraan pembinaan rohani gabungan ini, BKD Provinsi NTT berharap ASN dapat semakin memperkuat ketahanan mental dan spiritual sebagai bekal dalam menghadapi tantangan kerja yang semakin kompleks. ASN diharapkan tidak hanya menjadi aparatur yang profesional dan berkompeten, tetapi juga pribadi yang tangguh, berintegritas, dan mampu menjadi inspirasi bagi masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata penguatan nilai-nilai KORPRI, khususnya dalam membangun ASN yang beriman, bertakwa, beretika, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi demi terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas di Provinsi Nusa Tenggara Timur.