18 May 22

Seluruh PNS Dinas P&K Provinsi NTT Ikut Penilaian Kompetensi

Sebanyak 143 PNS Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT mengikuti penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural yang diselenggarakan oleh Assessment Center BKD Provinsi NTT. Kegiatan tersebut berlangsung Selasa, 17 Mei 2022 hingga Rabu, 18 Mei 2022, di Gedung Assessment Center BKD Provinsi NTT, lantai 1 Aula El Tari. Kegiatandibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT, Henderina S. Laiskodat, SP, M.Si di alun-alun Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.

“Bapa Ibu jangan merasa bahwa saya mengada-ada. Penilaian kompetensi ini sudah dilakukan sejak tahun lalu, dan sebanyak 17 perangkat daerah sudah lebih dahulu dari bapa ibu sekalian. Jadi dinas Pendidikan dan Kebudayaan adalah perangkat daerah ke-18 yang mengikuti penilaian kompetensiini,” kata Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan KebudayaanProvinsi NTT itu dalam sambutannya ketika membukakegiatan.

“Kita tidak perlu cemas ataupun takut. Penilaian kompetensi adalah proses yang harus diikuti dengan sungguh-sungguholeh semua ASN. Dalam undang-undang-undang ASN, dalam permenpan RB Nomor 38 Tahun 2017, dalam Perka BKN nomor 7 Tahun 2013, semua ASN diwajibkan mengikuti penilaian kompetensi. Nanti hasilnya Bapa Ibu sendiri juga akan dapat, supaya kita tahu bahwa saya ini masih kurangnya dimana, saya harus perbaiki yang mana, supaya kita tahu apa kekuatan dan apa kekurangan kita masing-masing,” lanjutnya.

Penilaian kompetensi ini merupakan tindak lanjut edaran Kepala BKD Provinsi NTT nomor 800/03/BKD.3.3 tanggal 5 Januari 2022 perihal Pelaksanaan Penilaian Kompetensi. Dalam edaran tersebut ditegaskan bahwa semua staf pelaksana dan pejabat fungsional tertentu wajib mengikuti penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural yang diselenggarakan oleh assessment center Provinsi NTT.

“Di samping melakukan penkom dalam rangka seleksi dan pemetaan JPT Pratama, terhitung sejak tahun 2020 hingga Mei 2022, Assessment Center BKD Provinsi NTT juga sudah melakukan penilaian kompetensi terhadap 743 PNS lainnya pada Pemerintah Provinsi NTT yang tersebar di 18 perangkat daerah, baik staf pelaksana, pejabat fungsional tertentu, maupun pejabat pengawas,” tutur Yohanes Tael Lim, koordinator Ikatan Asesor SDM Aparatur (IASA) Wilayah Nusa Tenggara Timur.

Lebih lanjut menurut Lim, untuk mempercepat proses penilaian kompetensi PNS yang jumlahnya begitu banyak, sejak 2021 assessment center BKD Provinsi NTT mulai menggunakan sistem penilaian berbasis CAT (computer assisted test).

“Bukan hanya pengambilan data yang berbasis CAT, seluruh proses kerja asesor pun dilakukan dengan berbasis CAT, baik pemberian dan pencatatan skor per alat ukur, integrasi data, assessor meeting, pengisian FLA, maupun pengolahan data hasil asesmen,” ungkap Asesor SDM Aparatur Muda Provinsi NTT itu dengan penuh ketenangan.

Dalam perencanaan Assessment Center BKD Provinsi NTT, selama tahun 2022 akan dituntaskan penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural bagi semua staf pelaksana, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional tertentu (non guru dan non tenaga kesehatan) di seluruh perangkat daerah. Ke depan, juga akan dilakukan penilaian kompetensi manajerial dan sosial kultural bagi kepala sekolah, pengawas sekolah, tenaga kependidikan, pejabat fungsional guru, dan pejabatfungsional bidang kesehatan.

Penulis: Luis Aman

0 Comments

You Might Also Like This

Back to top